TRIBUNNEWS.COM – Setelah 45 menit terbang, dan melewati perjalanan dengan bis selama 1,5 jam, tim Denmark akhirnya tiba di tempat mereka menginap di Kolobrzeg.
Para pemain tim Dinamit ini lantas bersorak ramai-ramai karena mendapati hotel mereka nyaman, dan menyenangkan, terlebih setiap kamar dilengkapi dengan televisi yang ada chanel televisi Denmark.
"Ini menyenangkan, rasanya seperti berada di rumah sendiri karena di sini banyak chanel televisi Denmark," ujar defender Simon Kjaer. "Sepertinya fasilitas ini bisa membuat kita merasa betah."
Denmark menjadi tim kuda hitam di Grup B yang disebut grup maut bersama para raksasa sepak bola seperti Jerman, Belanda, dan Portugal. Kendati demikian, Denmark menunjukan progress yang meningkat pesat. Dalam lima pertandingan terakhir, Tim Skandinavia itu berhasil memetik tiga kemenangan. Terakhir, tim yang dibesut Morten Olsen itu meraih kemenangan 2-0 atas Australia.
Serangkaian hasil tersebut membuat striker andalan, Nicklas Bendtner optimistis Denmark bisa optimal di Polandia & Ukraina. "Kami telah berlatih sangat keras untuk mempersiapkan segalanya. Meskipun, saya yakin ketajaman kami akan segera tiba pada waktunya," kata Bendtner.
Senada, pemain bertahan Liverpool, Daniel Agger melihat, masih banyak aspek yang perlu dibenahi timnya sebelum terjun ke ajang sesungguhnya. Agger melihat, Denmark masih perlu mempertajam skill untuk menguasai bola disamping memperbaiki stamina dan koordinasi antarlini.
"Meskipun kami bisa melakukannya dengan baik, namun saya melihat stamina masih belum terlihat ideal. Kami terlalu banyak meninggalkan ruang dan tidak begitu kompak seperti yang kami harapkan. Tapi kami masih memiliki waktu sepekan sebelum tiba di sana (di Euro)," Agger menambahkan. (Tribunnews/den)
- Timnas Ukraina Haus Liputan Media
- Italia Diminta Tiru Formasi Juventus
- Naik Mobil Van dari Belanda ke Polandia Demi De Oranje
- Balotelli Meragukan, Barzagli Cedera
- Stadion Metalist Seperti Sarang Laba-laba Raksasa
- Wartawan Polandia Pun Lawan Timnas Yunani
Baca tanpa iklan