Laporan langsung wartawan Tribunnews.com dan Media Center Haji (MCH) dari Arab Saudi, Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan jemaah haji mandiri tetap mendapatkan layanan dan pendampingan yang sama dengan jemaah yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Haji, Abdul Haris menegaskan, tidak ada perbedaan dalam pelayanan terhadap kedua kelompok jemaah tersebut.
"Kami memberikan pelayanan yang sama bagi jemaah haji yang tidak tergabung dalam KBIHU atau jemaah mandiri dengan jemaah KBIHU," kata Abdul Haris kepada tim Media Center Haji (MCH) di Hotel 410 Mahad Arrisalah, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, jemaah mandiri tetap berada dalam pengawasan petugas kloter, ketua regu, hingga ketua rombongan yang bertugas memberikan informasi dan memastikan kebutuhan layanan terpenuhi.
Baca juga: Kemenhaj Temukan Dugaan Pelanggaran KBIHU dalam Layanan Kursi Roda, Ancam Sanksi Tegas
"Jadi tidak ada perbedaannya untuk jemaah yang ada di KBIHU maupun yang mandiri, tetap kita layani secara maksimal," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Linjam) PPIH Arab Saudi, Kolonel (Purn) Muftiono menambahkan, pemerintah telah menyiapkan tenaga operasional untuk memperkuat pelayanan bagi jemaah haji, termasuk petugas sektor dan layanan pendukung lainnya.
Seluruh petugas, kata dia, telah diarahkan untuk bekerja optimal dalam memberikan layanan terbaik kepada jemaah.
"Pemerintah menyiapkan tenaga operasional yang bekerja all out. Bahkan setiap hari petugas wajib menggunakan seragam sebagai bentuk kedisiplinan dan identitas pelayanan," katanya. (*)
Baca tanpa iklan