TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 300 orang dilaporkan tewas selama demonstrasi dan kekerasan berlangsung di sejumlah kota di Libya dua pekan ini, demikian Aljazeera melaporkan.
Dunia internasional mengecam Libya setelah pemimpin 42 tahun negeri Afrika itu, Muammar Khadafy, mengerahkan peralatan perang seperti jet tempur, helikopter militer, dan tank untuk menghentikan aksi protes.
Demonstrasi di Lybia merebak setelah rakyat Tunia dan Mesir berhasil menumbangkan rezim yang berkuasa sangat lama di negeri masing-masing.
Khadafy telah memimpin Libya 42 tahun terakhir, salah satu yang terlama di dunia.
Sekitar 300 Orang Tewas di Libya
Editor: Dahlan Dahi
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan