News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gempa dan Tsunami Landa Jepang

Jepang: Kami Tidak Diskriminatif dalam Evakuasi Korban

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Yulis Sulistyawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penduduk yang diungsikan dari wilayah di sekitar fasilitas nuklir Fukushima yang rusak akibat gempa bumi berkekuatan 8,9 skala Richter, Jumat (11/3), hari Minggu di kota Koriyama, Prefektur Fukushima, Jepang, dicek apakah terkena kontaminasi radiasi atau tidak.

TRIBUNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Jepang tidak melakukan diskriminasi dalam melakukan evakuasi maupun memberikan bantuan kepada korban gempa dan tsunami.Seluruh warga bangsa manapun ditolong dan dievakuasi.

Demikian ditegaskan Wakil Menteri Luar Negeri Jepang, Makiko Kikuta, saat konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri RI Marty M. Natalegawa di kantor Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Jakarta, Rabu (16/3/2011).

Makiko menyatakan bahwa sikap pemerintahnya tidak menganggap warganya sebagai warga negara harus didahulukan untuk dibantu.

"Pemerintah Jepang berupaya memprioritaskan untuk mencari korban, menyelamatkan korban. Itu prioritas kita, tidak penting itu orang dari negara mana," tegasnya,  Rabu (16/3/2011), Kantor Kemenlu, Jakarta.

Menurutnya tindakan yang sama juga diambil dalam melakukan evakuasi warga yang berada dekat dengan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima.

Semua warga negara baik Jepang maupun negara lainnya diperingatkan untuk menjauh dari radius 20 KM. Penanganan korban pun sama dilakukan oleh pemerintah Jepang.

Hal ini dibenarkan oleh Menlu RI Marty Natalegawa, mengutip keterangan tim Relief KBRI di Tokyo, saat melakukan upaya pencarian WNI.

"Benar yang disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Jepang, dalam evakuasi korban tidak dibeda-bedakan antara Warga Negara Jepang dan asing," jelasnya menambahkan.

Marty juga mengisahkan bahwa dari pengalaman tim Relief KBRI, dalam proses evakuasi WNI maka Indonesia juga mengevakuasi Warga Negara Lain.  Antara lan Nepal, Filipina, Malaysia dan beberapa negara lainnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini