TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Lebih 27.000 orang telah dinyatakan tewas atau hilang dalam gempa bumi 11 Maret dan tsunami di Timur Laut Jepang. Demikian dikemukakan Badan Kepolisian Nasional Jepang, dilansir NHK, Rabu (6/4/2011).
Badan Kepolisian Nasional mengatakan, "Angka kematian resmi telah meningkat sebanyak 12,431 orang,".
"7.571 meninggal di prefektur Miyagi saja, sementara 3.643 tewas di Iwate, 1157 di Fukushima, 3 di Aomori dan satu di Yamagata," ujar juru bicara kepolisian.
Dilaporkan pula sekitar 81 persen dari jenazah telah diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga. Kemudian pihak kepolisian juga mengatakan 15.513 orang hilang.
"Angka ini berdasarkan laporan yang diajukan oleh mereka yang telah kehilangan kontak dengan anggota keluarga," tambah juru bicara tersebut.
Menurut keterangan kepolisian, korban tewas masih akan meningkat ketika beberapa kabupaten/kota akan dilakukan pencarian.
"Pencarian warga hilang juga menghadapi kesulitan dalam zona eksklusi 20 kilometer di sekitar pabrik Fukushima Daiichi," jelasnya.
Gempa dan Tsunami Landa Jepang
Tsunami Jepang Dipastikan Telan 27 Ribu Korban Jiwa
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan