News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Krisis Libya

Saif al Islam Khadafi: Kami Tak Membunuh Rakyat Libya

Penulis: Widiyabuana Slay
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Putra Khadafi, Saif al-Islam Khadafi

TRIBUNNEWS.COM - Putra Khadafi, Saif al-Islam Khadafi, menyatakan jika pemerintah Libya tidak pernah melakukan kejahatan terhadap warganya. Demikian wawancara ekslusif Washington Post yang dimuat pada Minggu (17/4/2011).

Pria berusia 38 tahun ini menyatakan, dalam wawancara yang berlangsung selama satu jam di Tripoli, bahwa bukti jika tentara Libya menembaki demonstran adalah palsu. Ia membandingkan laporan ini seperti laporan sebelum perang Irak yang menyebutkan jika pemerintah Saddam Hussein memiliki senjata pemusnah massal.

"Ini seperti WMD (senjata pemusnah massal). WMD, WMD, WMD, dan pergi serang Irak. Warga sipil, warga sipil, ayo serang Libya. Ini sesuatu yang sama. NATO saat ini memaksa PBB untuk memberlakukan no-fly zone yang konon katanya didesain untuk melindungi warga sipil," kata Saif.

Saif Khadafi, yang fasih berbahasa Inggris, mengatakan dirinya banyak membawa kaum reformer ke pemerintah Libya. Namun, ia menuduh beberapa di antara mereka menjadi pengkhianat dan memiliki peran di lembaga Transitional National Council.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini