News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bom di KBRI Perancis

Polri Cari Keterkaitan Bom KBRI dengan Teroris Indonesia

Penulis: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota unit polisi ilmiah terlihat bekerja di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia pada 21 Maret 2012 di mana sebuah bom meledak menyebabkan kerusakan serius pada bangunan di sekitarnya tetapi tidak ada cedera. Bom itu meledak sebelum fajar pukul 5.45 am (O445 WIB), ketika jalan-jalan di barat Paris relatif tenang, meniup jendela dalam radius 50-meter (54 yard) dan membakar dua mobil. Tidak ada kelompok atau individu segera mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. (AFP PHOTO / THOMAS SAMSON) *** Local Caption *** Members of the police scientific unit are seen at work in front of the Indonesian embassy on March 21, 2012 where a bomb exploded causing serious damage to surrounding buildings but no injuries. The bomb exploded shortly before dawn at 5:45 am (O445 GMT), when the streets of western Paris were relatively quiet, blowing out windows in a 50-metre (54-yard) radius and setting fire to two cars. No group or individual immediately claimed responsibility for the attack. AFP PHOTO / THOMAS SAMSON

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mabes Polri hingga saat ini belum menemukan hubungan bom yang meledak di dekat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris, Perancis dengan jaringan teroris yang ada di Indonesia.

"Kita sampai saat ini belum memperoleh data itu (keterkaitan dengan aksi teror di Indonesia), kita menunggu koordinasi dari pihak Prancis, bagaimana pun kita tidak mungkin cape-cape ke sana," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (22/3/2012).

Saud mengatakan pihaknya masih menunggu permintaan dari pihak kepolisian Prancis bilamana Polri dibutuhkan, maka Polri siap mendatangkan tim ke Paris. Meskipun demikian Polri tidak tinggal diam, Polri mencoba mencari adanya keterlibatan teroris yang ada di Indonesia dengan kejadian tersebut.

"Kita juga mengevaluasi dan menganalissi data-data pelaku teror yang ada di kita. Apakah ada keterkaitan dengan itu," jelasnya.

Menurut Saud, pihaknya menghormati kedaulatan hukum Perancis, sehingga pihaknya tidak akan menggangu proses penyidikan yang dilakukan kepoisian Prancis.

"Silahkan kalau mereka mau sharing kita akan bantu," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini