TRIBUNNEWS.COM - Lukisan karya pelukis ekspresionis Norwegia, Edvard Munch, The Scream, menjadi lukisan termahal yang dilelang di balai lelang Sotheby, New York.
Lukisan pastel yang dibuat pada tahun 1853 laku terjual seharga 120 juta US Dollar, atau sekitar Rp 1,1 triliun. Seperti diberitakan BBC, Kamis (3/5/2012).
Awalnya, lukisan itu ditawar seharga, 50 juta US Dollar, dan tujuh orang peserta lelang telah melemparkan tawaran untuk lukisan itu, namun pada akhirnya, hanya dua peminat yang mengajukan tawaran lewat telepon.
Lukisan ini adalah satu dari empat seri lukisan karya Munch yang masih dimiliki secara pribadi. Tiga versi The Scream lainnya dimiliki sejumlah museum di Norwegia.
Namun Sotheby menilai lukisan itu yang paling berwarna di antara keempat lukisan lainnya.
Lukisan ini merupakan satu-satunya karya Munch yang pada bingkainya tertera sebait puisi tulisannya. Puisi itu berisi hal-hal yang menginspirasi Munch saat mengerjakan keempat lukisan The Scream itu.
"Saja berjalan menyusuri jalan setapak bersama dua sahabat. Matahari bersinar, tiba-tiba (warna) langit berubah menjadi merah darah. Saya berhenti, kelelahan dan bersandar pada sebuah pagar.
Saya melihat darah dan lidah api di atas fyord biru hitam dan di atas kota." demikian isi puisi tersebut.
"Sahabat saya terus berjalan, dan saya berdiri di sana gemetar karena kekhawatiran. Dan saya merasakan sebuah jeritan melewati alam."
Karya Munch ini dijual oleh pebisnis Petter Olsen, yang ayahnya adalah kawan dekat sang pelukis. Awal tahun ini Olsen mengungkapkan keinginan untuk menjual lukisan ternama itu.
"Saya sudah bersama karya ini sepanjang hidup saya. Kekuatan dan energinya terus bertambah seiring berjalannya waktu," kata Olsen.
"Sekarang tiba saatnya untuk menawarkan pada dunia kesempatan untuk memiliki dan menghargai karya luar biasa ini," tambahnya.
Baca tanpa iklan