News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Suriah Siagakan Senjata Kimia di Bandara dan Perbatasan

Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota kelompok pemberontak, Free Syrian Army, meneriakkan slogan melawan Presiden Suriah Bashar al-Assad di Azzaz, Provinsi Aleppo, Selasa (17/7/2012).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasukan pemberontak Suriah (FSA) mengungkapkan bahwa Pemerintah Suriah telah menempatkan senjata kimia yang mereka miliki ke perbatasan negara, serta bandara udara.

Langkah itu terjadi selang sehari setelah rezim Presiden Bashar al Assad, memperingatkan akan menggunakan senjata kimia jika menghadapi serangan dari luar.

"Kami mengungkapkan bahwa Presiden Bashar al Assad telah menempatkan sejumlah persenjataan militer ke bandara dan perbatasan," ujar FSA dalam sebuah pernyatan seperti dilansir oleh Channelnewsasia, Selasa (24/7/2012).

"Kami tahu persis lokasi dan posisi senjata-senjata ini," lanjut mereka.

FSA menilai, penempatan senjata-senjata pemusnah masal itu, guna mengancam masyarakat internasional yang telah menyerukan Presiden Bashar segera mundur dari jabatannya, menyusul terbunuhnya ribuan rakyat tak berdosa selama 16 bulan terakhir.

"Menurut informasi kami, rezim mulai menempatkan senjata pembunuh masal mereka, dengan tujuan menekan masyarakat internasional," kata FSA.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Suriah, Jihad Makdissi, mengatakan pihaknya tidak menutup kemungkinan akan menggunakan senjata kimia, jika ada serangan dari luar.

Walau demikian ia membantah senjata itu akan digunakan melawan rakyat Suriah.

"Suriah tidak akan menggunakan senjata kimia terhadap warga sipil, dan hanya akan menggunakannya dalam kasus agresi eksternal," ucapnya.

Pernyataan itu mendapat kecaman dari dunia internasional, termasuk dari Amerika Serikat, dimana Presiden AS Barack Obama memperingatkan Suriah untuk tidak membuat "kesalahan tragis" dengan menggunakan senjata tersebut.

KLIK JUGA:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini