News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Presiden Suriah menyampaikan pidatonya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Suriah, Bashar al-Assad mengatakan tugas semua warga Suriah untuk mempertahankan negara dari musuh-musuhnya.

Hal itu disampaikannya dalam pidato umum pertamanya sejak Juni tahun lalu.

Dia menambahkan musuh-musuh Suriah bisa datang dengan tuntutan yang palsu dan mendapat dukungan media dari luar negeri.

Dalam pidato umumnya di gedung opera di ibukota Damaskus itu, Presiden Assad menegaskan warga Suriah harus bergerak untuk mempertahankan negara.

"Bangsa ini untuk semua warga dan semuanya harus melindunginya."

Menurutnya reformasi merupakan hal yang penting namun terorisme harus dihancurkan.

Pemerintah Damaskus berulang kali menegaskan mereka menghadapi pemberontakan oleh kelompok teroris bersenjata.

Diplomasi masih gagal

PBB menyatakan 60.000 tewas dalam konflik Suriah selama 21 bulan belakangan.

PBB memperkirakan konflik Suriah yang marak sejak Maret 2011 lalu sudah menewaskan sedikitnya 60.000 orang, dan sebagian besar korban adalah warga sipil yang terjebak dalam perang antara pasukan pemerintah Suriah dengan kelompok pemberontak.

Hingga saat ini upaya diplomatik untuk menyelesaikan konflik Suriah sejauh masih gagal.

Berdasarkan usulan damai yang diajukan oleh dunia internasional, peran Presiden al-Assad pada Susiah pascakonflik masih belum jelas.

Sementara kelompok perlawanan Suriah secara tegas mengatakan Presiden Assad harus turun agar konflik di Suriah bisa berakhir.

Dalam pertemuan pekan lalu, utusan internasional untuk Suriah, Lakhdar Brahimi, dan Menlu Rusia, Sergei Lavrov, sudah sepakat menegaskan bahwa negosiasi merupakan satu-satunya jalan ke luar.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini