TRIBUNNEWS.COM, KOTAMEKSIKO - Pemerintah Meksiko memastikan bahwa ledakan yang terjadi di kantor perusahaan minyak negara, Pemex, di Kota Meksiko, disebabkan oleh kebocoran gas.
Menurut Jaksa Agung Meksiko, Jesus Murillo pihak berwenang tidak menemukan jejak, penggunaan bahan peledak, di lokasi ledakan. "Kami telah mastikan bahwa ledakan itu disebabkan oleh akumulasi gas di ruang bawah tanah bangunan," kata Murillo, seperti dikutip reuters.com.
Ia mengatakan kandungan gas yang ditemukan oleh pihaknya adalah jenis metana, yang kemungkinan telah bocor dari kontainer di fasilitas penyimpanan yang terhubung ke tempat ledakan oleh terowongan. Dugaan lainnya adalah gas itu bocor dari sebuah pipa yang melewati gedung.
"Kemungkinan lainnya itu berasal dari limbah di dalam tanah di bawah bangunan," katanya.
Kota Mexico dibangun di atas danau yang telah mengering, dan bau limbah sering tercium di dalam kota.
Murillo mengatakan kontraktor yang bekerja pada ruang bawah bangunan menggunakan kabel listrik untuk penerangan, yang bisa menyebabkan percikan api yang menyulut gas.
Seperti diberitakan sebelumnya ledakan besar melanda kantor perusahaan minyak negara Meksiko, Pemex, Kamis (31/1/2013), di kota Meksiko, menewaskan sedikitnya 37 orang. (reuters.com)
Ledakan di Kantor Perusahaan Minyak Meksiko Akibat Kebocoran Gas
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan