TRIBUNNEWS.COM, HANOI - Setelah memorak-morandakan Filipina, Topan Haiyan telah sampai di pesisir pantai Vietnam Senin (11/11/2013) pagi.
Typhoon Warning Center (JTWC) mengatakan badai berada sekitar 160 kilometer Tenggara ibukota Hanoi.
Walau melemah dengan cukup signifikan sejak meninggalkan Filipina, kecepatan angin mencapai 120 kilometer per jam.
Warga Hanoi telah bersiap untuk menghadapi hujan lebat dan banjir bandang, sementara puluhan ribu orang yang tinggal di wilayah pesisir diperintahkan untuk mencari perlindungan.
Lebih dari 600.000 orang telah dievakuasi pada akhir pekan lalu oleh pihak berwenang Vietnam untuk menghadapi topan Haiyan.
Palang Merah Vietnam mengatakan jalur perlintasan topan Haiyan telah berubah sehingga peta lokasi bencana melebar dari sembilan menjadi 15 provinsi.
Banyak warga Hanoi menimbun bahan makanan dan minuman sebelum badai menghantam.
"Saya berlari ke supermarket untuk membeli mie instan, sayuran dan daging untuk keluarga," ujar Nguyen Thi Uyen, 33, seorang dari mereka.
Semua sekolah di Hanoi telah diperintahkan ditutup di hari Senin, dan polisi diterjunkan untuk menertibkan lalu lintas di daerah rawan banjir. (channelnewsasia.com)
Baca tanpa iklan