News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemasangan Gembok Cinta di Jembatan Waibaidu Dianggap Vandalisme

Penulis: Y Gustaman
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang pekerja melepaskan gembok cinta yang mengikat di teralis Jembatan Waibaidu Bridge, Rabu (4/2/2015). Total delapan gembok dipindahkan dari jembatan tersebut.

TRIBUNNEWS.COM, CHINA - Memasang gembok sebagai simbol ikatan cinta dua anak manusia lebih dulu mashur di antara warga Paris, Prancis. Pont des Arts, begitu nama jembatan yang menjadi saksi ikatan pasangan anak manusia yang mengungkapkannya lewat gembok.

Pont des Arts merupakan jembatan pedesterian yang melintas di atas Sungai Seine yang sangat terkenal itu. Jembatan ini menghubungkan dengan Institut de France yang terletak di pusat Palais du Louvre yang dulu dinamai Palais des Arts.

Konon, pasangan yang memasangkan dua gembok di jembatan itu ikatan cintanya akan abadi.

Di China, jembatan yang menjadi korban ikatan cinta manusia dengan memasangkan gembok juga dapat ditemui di Waibaidu Bridge. Namun kini, tak ada lagi gembok yang mengikat di sela teralis besi jembatan karena petugas sudah memindahkannya.

Dilansir ecns.cn, Kamis (5/2/2015), seorang petugas memotong semua gembok yang terikat, jelang beberapa hari perayaan Valentine's Day. Jembatan Waibaidu dikenal memiliki jejak sejarah.

"Kami sudah memindahkannya sebanyak delapan gembok pagi ini," ungkap pekerja bernama Zhou kemarin.

Kunci yang melekat pada pagar jembatan terletak di ujung utara Bund meninggalkan banyak kesaksian cerita cinta. Agar tak terulang kembali pemasangan gembok, petugas keamanan kerap berpatroli di jembatan sepanjang 100 meter tersebut. Mereka menganggap pemasangan gembok ini tindakan vandalisme.

"Aku mengingat terakhir kali memindahkan dua gembok setahun yang lalu. Tapi grafiti menjadi gangguan yang lebih besar," ungkap Zhou yang mengaku bekerja memindahkan gembok selama dipanggil pihak pengelola jembatan.

Jembatan Waibaidu pertama kali dibangun pada 1856. Jembatan kayu ini kemudian dirombak pada 1908 dan menjadi jembatan dengan rangka baja pertama di China dan terbesar di Shanghai. Waibadu populer karena kerap dipakai tempat atau latar main film roman dan serial televisi. (Shanghai Daily/ecns.cn)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini