News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hari ini Menlu Malaysia Akan Bahas Masalah Migran Dengan Menlu Indonesia

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapal imigran gelap menuju Eropa.

TRIBUNNEWS.COM.KUALA LUMPUR - Malaysia mengatakan menteri luar negerinya akan bertemu dengan rekan-rekannya dari Indonesia dan Thailand untuk membahas lonjakan manusia perahu dari Bangladesh dan Myanmar yang semakin banyak datang ke Asia Tenggara.

Menteri Luar Negeri Malaysia Anifah Aman akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi di kota Malaysia di Kota Kinabalu, Senin, kata seorang pejabat pemerintah.

Yang akan diikuti dengan pembicaraan terpisah antara Menlu Anifah dan Menteri Luar Negeri Thailand Tanasak Patimapragorn kemudian dalam seminggu, "kemungkinan besar pada hari Rabu".

Pejabat itu menolak berkomentar lebih jauh, tapi menegaskan pertemuan dalam rangka menanggapi krisis migran.

Hampir 3.000 migran telah diselamatkan atau berenang ke pantai di tiga negara selama seminggu terakhir.

Aktivis mengatakan ribuan lagi dikhawatirkan akan hanyut di laut dalam perahu reyot setelah tindakan keras Thailand pada manusia-perdagangan terganggu rute penyelundupan sibuk untuk Asia Tenggara.

Tiga negara telah datang di bawah tekanan internasional untuk memungkinkan kapal mendarat setelah kapal kelebihan beban dengan ratusan kelaparan dan kelelahan migran berpaling.

Kedatangan dari Muslim Bangladesh diyakini terutama migran ekonomi yang berusaha keluar dari kemiskinan grinding negara mereka, sementara mereka dari Myanmar yang didominasi anggota ditekan Muslim etnis Rohingya minoritas di negara itu.

Sebelumnya, media pemerintah mengatakan bahwa menteri luar negeri Malaysia akan bertemu dengan rekannya dari Bangladesh hari Minggu untuk membahas krisis. "Ini adalah salah satu topik dan isu yang sangat penting dalam agenda,"Anifah dikutip mengatakan dalam pengiriman singkat oleh kantor berita resmi Malaysia Bernama.(AFP)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini