News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilihan Presiden Amerika Serikat

Hillary Clinton Akui Gagal Menjadi Presiden Perempuan Pertama AS

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kandidat Presiden dari Partai Demokrat melakukan pemungutan suara di New York, Amerika Serikat. Hillary Clinton tiba di tempat pemungutan suara di Chappaqua, New York, bersama suaminya, Bill Clinton.

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Kandidat presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton, Rabu (9/11/2016) dini hari mengakui dirinya kalah dalam pemilihan presiden.

Seperti dilaporkan Media Amerika Serikat (AS), Hillary mengakui Pemilu AS dimenangi saingannya, Donald Trump, yang telah dinyatakan menjadi Presiden ke-45 AS.

Disebutkan Hillary menelepon Trump di sekitar pukul 02:45 dini hari waktu setempat, untuk mengakui bahwa ia gagal menjadi Presiden perempuan pertama AS.

Ketika Trump naik panggung untuk dinyatakan sebagai Presiden terpilih, dia memuji Hillary.

"Aku baru saja menerima telepon dari Sekretaris Clinton," kata Trump.

"Dia mengucapkan selamat kepada kita — tentang kami — pada kemenangan kami, dan saya mengucapkan selamat kepadanya yang telah melakukan kampanye sangat sukar."

"Hillary sudah berjuang sejauh ini dan AS berhutang banyak atas pengabdiannya pada negara ini," ucap Donald Trump.

Menjadi presiden terpilih AS, Donald Trump berjanji dirinya akan jadi presiden bagi semua kalangan masyarakat AS.

Donald Trump akhirnya menjadi pemenang di ajang pemilihan presiden AS 2016, Selasa (8/11/2016).

Perolehan suaranya di Lembaga Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden AS (US Electoral College) melebihi target, yaitu 276 suara.

Sedangkan, Hillary Clinton tertinggal dengan perolehan 218 suara, menjadikan Donald Trump resmi menjadi presiden terpilih Amerika Serikat. (QUARTZ/AP/TIME/The Guardian)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini