News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Natal 2016

Presiden Duterte Ajak Abu Sayyaf Libur Berperang Selama Natal

Penulis: Ruth Vania C
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina

TRIBUNNEWS.COM, MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengajak kelompok Abu Sayyaf untuk "libur" bertempur sejenak selama Natal.

Duterte mendesak agar segala kontak senjata antara militer Filipina dan kelompok militan lainnya dihentikan demi menjaga kedamaian perayaan Natal.

"Abu Sayyaf, saya harap kalian liburan saja, supaya orang-orang bisa merayakan Natal secara damai," kata Duterte, Sabtu (17/12/2016).

"Mungkin kita bisa lanjut bertempur di hari-hari lainnya," lanjutnya.

Tak hanya itu, Duterte juga menyampaikan ucapan selamat Natal untuk kelompok militan yang kerap menculik pelaut dari perairan Filipina itu.

"Mewakili rakyat Filipina, saya ingin mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru pada semua orang, termasuk kelompok komunis dan Abu Sayyaf," ucap Duterte lagi.

Upaya kemiliteran Filipina dinilai sudah memberikan dampak signifikan terhadap anggota militan Abu Sayyaf.

Tercatat jumlah militan yang pada pertengahan awal 2015 sebanyak 506 orang, turun menjadi 481 orang pada periode yang sama di 2016 ini.

Aksi patroli terpadu Filipina-Indonesia-Malaysia dan upaya keras militer Filipina juga dianggap sangat memberikan perubahan. (Phil Star/Inquirer).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini