News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Presiden Meksiko Tolak Bayar Pembangunan Tembok Trump

Penulis: Ruth Vania C
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Meksiko Enrique Peña Nieto

TRIBUNNEWS.COM, MEXICO CITY - Presiden Meksiko Enrique Peña Nieto kembali menolak untuk membayar pembangunan tembok di perbatasan AS-Meksiko.

Enrique Peña Nieto menegaskan dirinya menolak keputusan Presiden AS Donald Trump untuk membangun tembok di perbatasan dua negara itu.

Donald Trump sempat mengatakan bahwa dirinya akan bekerjasama dengan Pemerintah Meksiko demi mewujudkan janjinya semasa kampanye itu.

Namun, dalam sebuah siaran televisi, Enrique Peña Nieto menekankan Meksiko tidak akan mengeluarkan uang sepeser pun untuk itu.

"Saya menyesali dan menolak keputusan AS untuk membangun tembok," demikian katanya, Kamis (26/1/2017).

"Berulangkali saya katakan, Meksiko tidak akan membayar sepeser uang pun untuk pembangunan tembok apapun," ucap Enrique Peña Nieto lagi.

Namun, Enrique Peña Nieto mengatakan dirinya tidak akan membatalkan rencana berkunjung ke Washington, AS, untuk menemui Donald Trump pada akhir Januari nanti.

Publik Meksiko sempat mendesak presidennya untuk membatalkan kunjungannya ke Gedung Putih usai Trump menandatangani perintah eksekutif untuk membangun tembok.

Seorang pejabat senior Meksiko mengatakan Enrique Peña Nieto pun sempat mempertimbangkan desakan publik itu, namun pada akhirnya ia tetap mempertahankan rencana kunjungan itu.

"Meksiko tetap mempertahankan hubungan persahabatan dengan rakyat AS dan keinginan untuk bermufakat dengan pemerintah AS," ujarnya.

Dalam kunjungannya nanti, Enrique Peña Nieto dan Donald Trump rencananya akan membicarakan sektor perdagangan dan imigrasi.

Trump memang kerap menjanjikan pembangunan tembok di perbatasan AS-Meksiko untuk menghalau aliran imigran ilegal dari Meksiko, semasa kampanye.

Pembangunan tembok menjadi janji besarnya semasa kampanye, bersama janji untuk menghapus Obamacare dan mencabut kebijakan imigrasi terdahulu. (The Guardian/NBC News)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini