News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Keputusan Tsukiji Gubernur Tokyo Jepang Terperangkap Dalam Persaingan Politik

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur Tokyo, Yuriko Koike (64)

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Gubernur Tokyo Yuriko Koike (64) dalam jumpa persnya hari ini (23/6/2017) memutuskan Tsukuji akan tetap dipakai dan dikembangkan mungkin akan jadi thema-park makanan kelautan di masa depan.

Sedangkan pasar ikan baru di Toyosu tampaknya juga akan tetap jalan sesuai rencana nantinya.

Hal itu dapat kritikan keras dari banyak anggota masyarakat Tokyo.

"Kalau diputuskan Tsukiji juga akan dikembangkan, ngapain saja dia selama ini meributkan Toyosu dan Tsukiji? Upaya selama ini tak ada artinya dong hanya buang duit dan buang waktu dan buang energi saja," papar Kumagai, seorang pedagang perikanan Jepang khusus kepada Tribunnews.com Jumat ini (23/6/2017).

Ditambahkannya pula, keputusan Koike jelas berbai politik karena Koike saat ini Ketua Partai Tomin First yang ikut dalam pemilu 5 Juli mendatang dan kampanye mulai Jumat ini.

"Dengan keputusan Koike tersebut dia ingin meraih sebanyak mungkin pendukungnya. Tapi bagi masyarakat termasuk saya. Dengan keputusan itu Koike terperangkap dalam politik dan bisa menjatuhkan dia, akan banyak orang tak senang mungkin nantinya," tambahnya.

Sementara Gaku Kimura, pemimpin koran makanan Nissyoku, mengomentari, "Keputusan Koike mungkin bisa berjalan keduanya baik Tsukiji maupun Toyosu, tetapi Toyosu untuk budaya bunka makanan yang lain tak akan bisa disamakan dengan Tsukiji yang jelas punya citra dalam sebagai pasar ikan tradisional Jepang sejak dulu. Sedangkan Toyosu sebagai beda dunia (Sains Fiction) kayaknya," paparnya.

Terkait survei di Tsukiji ada zat berbahaya melebihi ambang batas, Koike akan terus melakukan survei dan melakukan penelitian serta pertimbangan lebih lanjut sehingga pasar ikan itu tak membahayakan manusia nantinya, tambah Koike dalam jumpa persnya.

"Kita akan sesuaikan serta ikut dengan hukum lingkungan yang ada agar manusia juga tak terganggu dengan keadaan tersebut," paparnya lagi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini