News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Cegah Kekerasan pada Hewan, Inggris Larang Pet Shop Jual Anak Anjing dan Kucing

Editor: Fajar Anjungroso
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Pemerintah Inggris melarang penjualan anak anjing dan kucing di pet shop sebagai salah satu upaya untuk menyelesaikan masalah eksploitasi serta kekerasan terhadap hewan.

Dikutip dari AFP Rabu (26/12/2018), pemerintah setempat menyatakan akan mulai memberlakukan dan meresmikan landasan hukum terkait penjualan anak kucing dan anak anjing tahun 2019 mendatang.

Hal itu setelah melakukan konsultasi dengan publik yang menunjukkan kesepakatan sebesar 95 persen terkait larangan tersebut.

"Ini berarti setiap orang yang ingin membeli atau mengadopsi anak anjing atau kucing di bawah 6 bulan harus berhubungan langsung dengan peternak atau dengan pusat perawatan hewan," jelas Departemen Lingkungan Pangan dan Urusan Pedesaan (Defra) Inggris dalam keterangan tertulis, Minggu (23/12/2018).

Baca: Seorang Pria di Inggris Ditahan Akibat Biarkan Anjing Bunuh Kucing Secara Kejam

Nantinya, landasan hukum itu akan disebut dengan Lucy's Law untuk menghormati anjing peranakan Cavalier King Charles Spaniel yang diselamatkan dari sebuah peternakan anjing di Wales pada thaun 2013.

Lucy, nama anjing tersebut mati pada tahun 2016 dan menghabiskan sebagian besar hidupnya di sebuah kandang dan tidak bisa berkembang biak lantaran keterbatasan gerak.

Aktivis Lisa Garner akhirnya membawanya pulang dan meluncurkan sebuah gerakan di sosial media yang merubah cara pandang masyarakat Inggris untuk mendapatkan hewan peliharaannya.

Pemerintah setempat menyatakan, hukum baru ini akan menolong kondisi kesejahteraan peternakan anjik yang buruk dan menyelesaikan beberapa masalah terkait kesejahteraan hewan, termasuk hewan peliharaan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Inggris Larang Penjualan Anak Kucing dan Anak Anjing di Pet Shop".

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini