News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Api Olimpiade Jepang Dibawa Khusus oleh JASDF dari Yunani Tanggal 20 Maret 2020

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Api Olimpiade yang dibawa pakai pesawat terbang saat Olimpiade 1964 di Tokyo. Dijaga ketat oleh 4 petugas bergantian agar api tetap hidup di dalam pesawat.

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Api Olimpiade 2020 Jepang akan dibawa khusus oleh tim pasukan angkatan udara bela diri Jepang (JASDF) tanggal 20 Maret 2020 langsung masuk ke pangkalan angkatan udara Matsushima dengan perlakuan sangat khusus.

"Api tetap menyala di dalam lentera kaca dari Yunani, disertai dengan beberapa anak api lainnya agar kalau mati mendadak bisa disulut kembali menggunakan anak api lainnya sebagai cadangan," papar sumber Tribunnews.com Rabu ini (18/12/2019).

Pengamanan dan perlakuan juga sangat khusus setidaknya empat orang mengamati terus menerus api tersebut selama di dalam pesawat terbang khusus JASDF "Tokyo2020" tersebut untuk menjaga dan mengantisipasi segala macam kemungkinan.

Selain dikawal dan api cadangan juga membawa tabung khusus pemadam kebakaran selalu besertanya.

Tabung khusus pemadam kebakaran selalu akan menyertai obor api Olimpiade selama mengelilingi Jepang oleh ratusan pelari yang telah ditunjuk panitia Olimpiade 2020.

"Saat lari mengelilingi Jepang selain tabung khusus pemadam kebakaran juga disertai anak api pula agar kalau obor api yang dibawa lari mendadak mati, maka bisa disulut pula oleh anak api cadangan tersebut."

Perjalanan keliling Jepang obor Olimpiade dilakukan mulai 26 Maret 2020 dari perkampungan atlit olahraga J-Village di perfektur Miyagi mulai jam 10 pagi.

Perjalanan setiap hari dari jam 10 pagi hingga jam 8 malam dan setiap hari diikuti oleh sekitar 90 orang termasuk pelari yang telah ditunjuk.

Perjalanan dari Miyagi di utara Jepang menuju ke Tokyo, Osaka, sampai ke Okinawa, lalu menyusuri daerah Japan Sea, kembali menuju Tohoku dan ke Hokkaido, barulah kembali ke Tokyo di bulan Juli.

Pesawat Tokyo 2020 khusus dari pasukan udara beladiri Jepang (JASDF) yang akan membawa api Olimpiade dari Yunani dan tiba di pangkalan angkatan udara Matsushima perfektur Miyagi 20 Maret 2020. (Richard Susilo)

Pembukaan Olimpiade di Stadion Olahraga Nasional jepang yang baru diresmikan 15 Desember lalu di Tokyo an ucapaca dilakukan tanggal 24 Juli 2020.

Para pembawa obor olimpiade pertama dari Miyagi akan dibawa oleh tiga atlit peraih medali emas Olimpiade lampau yaitu pelari marathon Mizuki Noguchi, peyudo Tadahiro Nomura dan pegulat wanita Saori Yoshida

Satu orang yang membawa obor Olimpiade berlari sekitar 200 meter lalu digantikan orang lainnya.

Saat dibawa berlari oleh para peserta, bukan hanya para atlit olahraga tetapi juga anggota masyarakat lain, seperti komedian (pelawak), pekerja sukarela, penyiar televisi bahkan juga suaminya, penyanyi Jepang dan tentu saja saat obor Olimpiade di bawa ke garis finish memasuki stadion olahraga nasional di Tokyo akan dibawa oleh atlit pilihan, peraih medali emas di Olimpiade masa lalu.

Siapa pembawa obor terakhir itu, akan ditentukan sekitar 24 Juli 2020 saat pembukaan Olimpiade 2020 mendatang.

Demikian pula tempat menara obor Olimpiade 2020 akan ditempatkan, baru akan diumumkan menjelang pembukaan Olimpiade Juli2020 mendatang.

Saat ini dua hal tersebut masih dirahasiakan, termasuk perancang stadion olahraga itu pun Kengo Kuma tidak tahu di mana lokasi tower obor olimpiade akan ditempatkan nantinya.

Sedikitnya 40 orang telah ditentukan sebagai pembawa api obor Olimpiade dalam lari estafet mulai akhir Maret 2020 mendatang.

Menjadi pertanyaan bagaimana malam hari tiba, ditaruh di mana api Olimpiade tersebut yang tak boleh mati sama sekali karena berasal dari lokasi dewi matahari di kota Olympia Yunani.

"Di mana keberadaan api olimpiade tersebut kalau malam menjadi rahasia dari Panitia. Namun pagi hari jam 10 sudah dikeluarkan dan dibawa oleh para pelari kembali menyusuri jalur yang telah ditentukan."

Lalu bagaimana cara membawa obor Olimpiade tersbeut? Selain pakai pesawat, kapal laut dan mobil serta sepeda serta pelari masing-masing, api obor juga dibawa menggunakan para jagoan ski di Fukushima, lalu juga dibawa menggunakan Megasurf, papan surfing yang besar sekali, juga dibawa pakai cable car di Kanagawa serta dibawa juga pakai Ropeway (kereta gantung) di kota Gifu.

Bagi penggemar Jepang dapat ikut diskusi dan info terakhir dari WAG Pecinta Jepang. Email nama lengkap dan nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini