News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Total Kasus Covid-19 di AS Tembus 2 Juta dengan Angka Kematian 112 Ribu Orang

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengunjuk rasa membentangkan spanduknya dalam aksi demonstrasi di depan Gedung Putih, Washington DC, Jumat (29/5/2020). Amerika Serikat dilanda kerusuhan hebat, pasca meninggalnya George Floyd akibat kehabisan nafas, setelah lehernya ditindih seorang petugas Polisi Minneapolis dalam sebuah penangkapan. AFP/JOSE LUIS MAGANA

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON DC - Total kasus positif virus corona atau Covid-19 di Amerika Serikat telah melampaui 2 juta orang.

Sementara, total kasus kematian akibat virus corona telah tembus 112 ribu orang.

Baca: Menolak Perintah Terjunkan Tentara Redam Demo George Floyd, Menhan AS Terancam Dipecat

Angka tersebut menjadi yang paling tinggi di dunia.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (11/6/2020), secara nasional, ada peningkatan kasus baru setelah lima minggu mengalami penurunan, menurut analisis Reuters.

Sebagian besar peningkatan ini karena dilakukan lebih banyak tes Covid-19 yang sempat mencapai rekor tertinggi pada 5 Juni, yakni 545.690 tes dalam satu hari.

Selain itu, peningkatan kasus baru-baru ini merupakan dampak dari banyak orang bergerak dan melanjutkan kegiatan bisnis.

Serta banyak orang melakukan aktivitas-aktivitas hiburan seiring dibukannya kembali perekonomian di 50 negara bagian secara bertahap.

Baca: Dituntut 1 Tahun Penjara, 2 Terdakwa Kasus Penyerangan Novel Baswedan Ajukan Pembelaan

Aksi unjuk rasa besar-besaran yang dipicu kematian warga kulit hitam George Floyd pada 25 Mei di tangan polisi Minneapolis dikhawatirkan akan menyebabkan peningkatkan kasus baru dalam beberapa minggu mendatang.

Untuk itu para pejabat kesehatan setempat menyerukan warga yang ikut unjuk rasa untuk melakukan tes Covid-19.(Reuters)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini