News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik di Afghanistan

Taliban Parade Memamerkan Perangkat Militer AS yang Disita, Termasuk Helikopter Black Hawk

Pejuang Taliban di atas kendaraan Humvee berparade di sepanjang jalan di Kandahar, Rabu (1/9/2021) untuk merayakan semua pasukan AS keluar dari Afghanistan.

TRIBUNNEWS.COM, KANDAHAR - Taliban menggelar parade militer di Kota Kandahar, Afghanistan selatan, Rabu (1/9/2021).

Mereka merayakan kemenangannya atas Amerika Serikat, dengan memamerkan banyak kendaraan militer dan perangkat keras militer AS yang disita selama perebutan wilayah di Afghanistan.

Konvoi kendaraan militer berlangsung di jalan raya kota terbesar kedua Afghanistan itu. Kendaraan militer AS dihiasi dengan bendera putih-hitam Taliban.

The Straits Times melansir AFP yang melaporkan, ratusan pejuang Taliban terlihat mengendarai truk multiguna, yang digunakan pasukan AS, NATO, dan Afghanistan selama 20 tahun perang Afghanistan.

Sementara konvoi kendaraan militer lainnya juga berlangsung di Ayno Maina, sebuah kota di pinggiran.

Baca juga: Militan Taliban Bersenang-senang Pakai Helikopter Black Hawk AS

Baca juga: Taliban Rebut Kota Kandahar, Pejabat Melarikan Diri ke Bandara

Kendaraan-kendaraan itu, yang disita dari tentara Afghanistan yang sekarang sudah tidak berfungsi, membunyikan sirene dan mengibarkan bendera Taliban.

Parade tersebut menampilkan lusinan mobil lapis baja Humvee dari berbagai model, serta kendaraan patroli M1117.

Para pejuang Taliban juga mengendarai International MaxxPro MRAPs, ditambah banyak truk pick-up yang dulunya milik polisi paramiliter Afghanistan.

Russia Today menyebutkan, rekaman dari tempat kejadian yang menunjukkan setidaknya satu helikopter Black Hawk juga ditampilkan selama parade.

Pesawat, yang membawa bendera Taliban, terbang di atas konvoi pada ketinggian yang sangat rendah.

Baca juga: Pejuang Taliban Kenakan Seragam Militer AS Saat Rayakan Penarikan Pasukan di Bandara Kabul

Baca juga: Di Balik Penarikan Pasukan AS: Taliban Kawal Warga AS ke Gerbang Rahasia Bandara Kabul

Dilansir dari The Straits Times News, setidaknya satu helikopter Black Hawk terlihat terbang di atas Kandahar dalam beberapa hari terakhir.

Keberhasilan Black Hawk terbang menunjukkan pilotnya adalah mantan tentara Afghanistan, karena Taliban tidak memiliki pilot yang memenuhi syarat.

Beberapa truk terlihat membawa pejuang Taliban, yang mengibarkan bendera kelompok itu dan mengacungkan senjata, merayakan penarikan pasukan Barat dari negara itu. Truk flatbed lainnya terlihat membawa artileri.

Kandahar adalah jantung etnis Pashtun dari Taliban, di mana kelompok garis keras itu didirikan dan berkuasa pada tahun 1996.

Ketika pasukan pimpinan AS menyerbu Afghanistan pada 2001, Taliban telah menguasai sebagian besar negara.

Baca juga: Nggak Cuma Peralatan Perang, Anjing-anjing Piaraan Tentara AS Juga Ditinggal di Kabul

Baca juga: Taliban Sempat Tawari Militer AS Untuk Amankan Kabul, Tapi Ditolak

Di Kandahar Cricket Ground, para pemimpin Taliban  menunggu di ruang istirahat para pemain menunggu parade dimulai.

Yang lain duduk bersila di atas rumput, sementara ratusan lainnya berkumpul di teras berdiri untuk menonton.

Hari Minggu lalu, Taliban menyatakan bahwa pemimpin tertingginya Hibatullah Akhundzada tinggal di Kandahar, setelah keberadaannya dirahasiakan bertahun-tahun.

Tayangan online tentang persiapan parade itu menunjukkan, helikopter lain terbang dengan bendera Taliban berkibar di bagian ekornya.

Sehari sebelumnya ribuan pengikut Taliban turun ke jalan-jalan di Kandahar.

Baca juga: Perang Afghanistan Berakhir, Taliban Tembakkan Senjata ke Udara dan Mengumumkan Kemerdekaan Penuh

Baca juga: Taliban Salahkan Ashraf Ghani yang Tinggalkan Afghanistan, Dianggap Jadi Penyebab Kekacauan Negara

Gambar-gambar yang beredar di media sosial menunjukkan perayaan Kandahar juga menampilkan rapat umum yang diadakan oleh gubernur provinsi yang ditunjuk Taliban, Haji Yousaf Wafa.

Gubernur dilaporkan berbicara kepada orang banyak di lapangan kriket setempat, memuji kemenangan Taliban dan memimpin doa bersama untuk menandai acara tersebut.

Selama beberapa minggu terakhir, Taliban melancarkan serangan luas terhadap militer Afghanistan, menguasai sebagian besar negara.

Serangan memuncak dalam pengambilalihan ibukota negara Kabul pada 15 Agustus 2021. (Tribunnews.com/TST/RT/Hasanah Samhudi)

Berita Populer