News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Zelenskyy: Rusia Telah Mendeportasi 500.000 Orang dari Ukraina

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Orang-orang berjalan di pusat Mariupol pada 12 April 2022, ketika pasukan Rusia mengintensifkan kampanye untuk merebut kota pelabuhan strategis itu, bagian dari serangan besar-besaran yang diantisipasi di Ukraina timur, sementara Presiden Rusia mengajukan kasus menantang untuk perang terhadap tetangga Rusia itu. (Photo by Alexander NEMENOV / AFP)

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, KIEV - Rusia telah mendeportasi sekitar 500.000 orang Ukraina dari wilayah yang diduduki sementara oleh Rusia.

Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam pidato videonya kepada Parlemen Portugis, yang disiarkan di telethon nasional.

"Penjajah Rusia telah memindahkan setidaknya 500.000 warga kami dari wilayah yang mereka tempati. Dulu ada orang di sana, dan sekarang mereka pergi, ada 500.000 orang. Ini adalah deportasi, inilah yang dilakukan oleh rezim totaliter terburuk di dunia," kata Zelenskyy.

Dikutip dari laman Ukrinform, Jumat (22/4/2022), menurut Zelenskyy, Rusia telah menyita ponsel dan paspor dari mereka yang dideportasi.

Ini dilakukan sebelum mereka dikirim ke berbagai daerah terpencil di Federasi Rusia.

Zelenskyy juga mencatat bahwa Rusia telah mendirikan kamp penyaringan khusus untuk memeriksa kelompok yang masuk.

Selain itu, ada sebagian orang Ukraina yang telah diperkosa dan dibunuh.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini