News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Diterjang Banjir, Desa di Ukraina Terbebas dari Serangan Militer Rusia

Penulis: Nur Febriana Trinugraheni
Editor: Muhammad Zulfikar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi banjir - Diterjang Banjir, Desa di Ukraina Terbebas dari Serangan Militer Rusia

Laporan Wartawan Tribunnews, Nur Febriana Trinugraheni

TRIBUNNEWS.COM, DEMYDIV - Banjir yang melanda di sebuah desa di utara kota Kyiv, Demydiv telah menyelamatkan desa tersebut dari serangan militer Rusia, walaupun banjir merendam ruang bawah tanah dan ladang di desa tersebut.

Dilansir dari Reuters, pada awal perang pasukan Ukraina membuka bendungan di Demydiv, yang menyebabkan aliran Sungai Irpin membanjiri desa dan ribuan hektar tanah di sekitarnya.

Langkah tersebut dianggap berhasil menghentikan tentara dan tank Rusia menembus garis pertahanan Ukraina.

Baca juga: Presiden Jokowi Serukan Penghentian Perang di Ukraina

“Tentu saja, itu bagus. Apa yang akan terjadi jika mereka (pasukan Rusia) mampu menyeberangi sungai kecil dan kemudian pergi ke Kyiv?” kata seorang penduduk desa Demydiv, Volodymyr Artemchuk.

Penduduk desa Demydiv lainnya, Oleksandr Rybalko yang berusia 39 tahun mengungkapkan lebih dari sepertiga ladang di desa itu terendam banjir.

Hingga saat ini, penduduk desa Demydiv masih menghadapi dampak banjir tersebut dengan menggunakan perahu karet untuk bergerak. Sementara lahan kering yang tersisa, dimanfaatkan warga desa untuk ditanami bunga dan sayuran.

Anak-anak di desa tersebut juga dibiarkan untuk menggunakan lahan basah sebagai taman bermain.

Serangan militer Rusia telah merenggut ribuan nyawa warga sipil Ukraina, membuat jutaan penduduk melarikan diri dan merubah kota-kota di Ukraina menjadi puing-puing.

Baca juga: Mantan PM Rusia: Putin Mulai Sadar Ia Kalah dalam Perang di Ukraina

Rusia menyebut tindakannya sebagai operasi militer khusus untuk melindungi Ukraina dari fasis, walaupun pihak Barat dan Ukraina telah membantah keras tuduhan fasis tersebut dan mengatakan tindakan agresi militer Rusia tidak beralasan.

Selama akhir pekan kemarin, Rusia menyerang baris pertahanan di posisi timur Ukraina dan berusaha mengepung pasukan Ukraina dalam pertempuran di Donbas.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini