TRIBUNNEWS.COM - Pesawat pembom Su-34 milik militer Rusia menabrak sebuah bangunan perumahan tak lama setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Yuzhny, Senin (17/10/2022).
Kecelakaan yang terjadi di dekat perbatasan dengan Ukraina tersebut memicu kebakaran besar.
Interfax melaporkan bahwa setidaknya enam orang tewas, 19 terluka dan enam masih hilang setelah kecelakaan dan kebakaran berikutnya.
Video dan foto beredar luas di media sosial menunjukkan bangunan tempat tinggal di Yeysk dilalap api.
Yeysk merupakan sebuah kota pelabuhan dan resor di Rusia yang terletak tepat di sebelah selatan kota Mariupol di Ukraina di seberang Laut Azov.
Dikutip The Guardian, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penyebab kecelakaan itu adalah kebakaran mesin yang mencegah jet.
Baca juga: UPDATE Perang Rusia-Ukraina Hari ke-237: Putin Tingkatkan Serangan di Seluruh Ukraina
Mesin tersebut dapat digunakan untukmenjalankan pengeboman atau untuk menyerang pesawat lain, untuk mencapai ketinggian.
Penerbangan pelatihan
Berdasarkan penuturan Kementerian pesawat tersebut sedang dalam penerbangan pelatihan.
Petugas pemadam kebakaran perlu beberapa waktu untuk mencapai titik api karena
Video menunjukkan setidaknya lima lantai dari flat perumahan dilalap api.
Pilot berhasil keluar dari jet
Kedua pilot berhasil keluar dari jet sebelum menabrak gedung, kata kementerian itu.
Sebuah foto menunjukkan setidaknya satu pilot terlontar dari pesawat sebelum tumbukan.
Baca juga: Rusia Ancam Akhiri Hubungan dengan Israel Jika Nekat Kirim Senjata ke Ukraina
Sang pilot terlontar ke langit dan menggunakan parasut oranye saat bola api besar meledak ke langit di belakangnya.
“Itu jatuh tepat di atas kami. Semuanya dalam asap hitam,” kata seorang saksi dalam video yang dibagikan oleh saluran tersebut.
“Apakah kamu mengerti? Sepuluh meter dan itu bisa saja kita.”
Lusinan bom bunuh diri
Kecelakaan itu terjadi pada hari yang sama ketika Rusia melancarkan serangan udara berkelanjutan terhadap Kyiv dan kota-kota Ukraina lainnya dalam upaya untuk menonaktifkan jaringan energi mereka dan membuat jutaan warga sipil tanpa pemanas atau listrik.
Rusia meluncurkan lusinan drone bunuh diri buatan Iran di kota-kota Ukraina, yang pertama kali diketahui menggunakan amunisi yang berkeliaran di ibu kota Ukraina.
Pesawat di Yeysk adalah jet militer Rusia ke-10 yang jatuh sejak Rusia meluncurkan invasi pada Februari, menurut Bell, outlet media Rusia.
Baca juga: POPULER Internasional: Serangan Drone Kamikaze di Ibu Kota Ukraina | PM Inggris Terancam Digulingkan
Mayoritas adalah pesawat serang dan pesawat angkut, termasuk dua Su-34 pada bulan lalu.
Kecelakaan itu juga menyoroti ketegangan perang delapan bulan di mesin militer Rusia.
Itu terjadi hanya beberapa hari setelah beberapa tentara melepaskan tembakan ke sebuah kamp pelatihan di wilayah Belgorod.
Dalam insiden tersebut lebih dari selusin orang tewas.
Kejadian itu juga menimbulkan lebih banyak pertanyaan tentang kualitas rekrutan yang Rusia bergegas ke depan untuk menahan serangan balik Ukraina yang berhasil.
Berita lain terkait dengan Konflik Rusia Vs Ukraina
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)