News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Rusia Peringatkan Israel Untuk Tidak Mengirimkan Bantuan Militer ke Ukraina

Penulis: Mikael Dafit Adi Prasetyo
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, MOSKWA – Rusia telah memperingatkan Israel agar tidak memasok senjata ke Ukraina setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dia sedang mempertimbangkan bantuan militer untuk Kyiv dan bersedia menjadi penengah dalam konflik tersebut.

"Kami mengatakan bahwa semua negara yang memasok senjata ke Ukraina harus memahami bahwa kami akan menganggap senjata ini sebagai target yang sah untuk angkatan bersenjata Rusia," kata Maria Zakharova, juru bicara kementerian luar negeri Rusia, Rabu (1/2/2023).

Sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022, Israel mengambil sikap hati-hati terhadap Moskow, berusaha menjaga netralitas.

Baca juga: Militer Ukraina Makin Sempoyongan, Pasukan Rusia Berhasil Kuasai Kota Bakhmut

Israel secara khusus menekankan hubungan khusus antara kedua negara, karena Israel memiliki lebih dari satu juta warga dari bekas Uni Soviet.

Terlepas dari itu, Kyiv belum lama ini telah meminta negara-negara Barat untuk memasok jet tempur guna menghadapi serangan pasukan Rusia.

Namun, Amerika Serikat, Jerman, bahkan Inggris menolak mengirimkan jet tempur ke Ukraina karena menganggap pengiriman itu belum mendesak untuk saat ini.

“Untuk saat ini, pengiriman jet tempur bukan pendekatan yang tepat. Apa yang akan terjadi dalam konflik tahun ini adalah kemampuan Ukraina untuk mengerahkan kendaraan lapis baja Barat melawan Rusia,” kata Ben Wallace, menteri pertahanan Inggris, mengutip Straits Times, Kamis (2/1/2023).

Di samping itu, Wallace mengatakan jet tempur Inggris sangat kompleks dan mungkin tidak sesuai digunakan di Ukraina.

“Yang mereka butuhkan saat ini adalah sistem pertahanan udara dan tank,” pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini