News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Satu Anak Terbunuh Setiap 10 Menit di Gaza, Layanan Kesehatan Primer Lumpuh

Penulis: Mikael Dafit Adi Prasetyo
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, GENEVA – Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengungkapkan rata-rata seorang anak terbunuh setiap 10 menit di Jalur Gaza karena meningkatnya eskalasi perang antara Israel dan Hamas.

Ia juga mengatakan tidak ada tempat dan tidak ada seorang pun yang aman di wilayah ini.

“Rata-rata, satu anak terbunuh setiap 10 menit di Gaza,” kata Tedros kepada Dewan Keamanan PBB, Jumat (10/11/2023).

Dia juga mengatakan setengah dari 36 rumah sakit di Gaza dan dua pertiga dari pusat layanan kesehatan primernya tidak berfungsi dan rumah sakit yang beroperasi jauh melampaui kapasitasnya, seraya menggambarkan sistem layanan kesehatan dalam keadaan “bertekuk lutut”.

"Koridor rumah sakit penuh dengan korban luka, orang sakit, dan sekarat. Kamar mayat meluap. Pembedahan tanpa anestesi. Puluhan ribu pengungsi berlindung di rumah sakit," ujarnya.

Baca juga: Cara Israel Mendanai Perang di Gaza: Ekspor Senjata, Jual Kurma dan Sumbangan AS

Dewan Keamanan mengheningkan cipta sejenak di awal pertemuan untuk mengenang warga sipil yang terbunuh di Israel dan Gaza, serta 101 orang yang bekerja dengan badan pengungsi Palestina PBB (UNRWA).

Tedros mengenang masa kecilnya saat perang di Ethiopia, dan mengatakan dia memahami apa yang harus dialami anak-anak Gaza.

Baca juga: RS Al-Shifa Gaza Krisis Obat-obatan, Bius Korban Perang Pakai Gula dan Cuka

“Suara tembakan dan peluru yang bersiul di udara, bau asap setelah serangan, peluru pelacak di langit malam, ketakutan, rasa sakit, dan kehilangan. Hal-hal ini selalu melekat pada saya sepanjang hidup saya,” kata Tedros.

Baca juga: Warga Inggris Ngamuk, Blokade Ekspor Senjata Israel di Pabrik BAE, PM Rishi Sunak Blingsatan

Sejak dimulainya konflik antara Israel-Hamas pada 7 Oktober 2023, WHO telah memverifikasi lebih dari 250 serangan terhadap layanan kesehatan di Gaza dan Tepi Barat, sementara ada 25 serangan terhadap layanan kesehatan di Israel.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini