News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Israel Jatuhkan Ribuan Selebaran di Khan Younis, Kutip Ayat Al Quran, Sebut soal Banjir

Penulis: garudea prabawati
Editor: bunga pradipta p
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Unit artileri Israel bersiap melakukan gempuran di dekat perbatasan dengan Jalur Gaza pada hari Selasa, 5 Desember 2023 di tengah berlanjutnya pertempuran antara Israel dan kelompok militan Hamas.

TRIBUNNEWS.COM - Israel  tampak menyebarkan ribuan selebaran ke Khan Younis, Rabu (6/12/2023).

Seorang jurnalis bernama Aamer Tabsh di Khan Younis mengatakan dia melihat pesawat Israel menjatuhkan ribuan selebaran tersebut.

Menurut kesaksian warga, kalimat yang tertulis dalam selebaran Israel tersebut mengutip ayat Al Quran.

Diketahui kondisi di Khan Younis kian memprihatinkan.

Di mana warga Palestina harus memutuskan apakah akan meninggalkan Khan Younis, sementara tank dan pasukan Israel mendekat, mengutip Al Jazeera.

Sementara soal selebaran tertulis kalimat yang yang mengutip ayat Al Quran berbunyi:

Baca juga: Hamas Bantah Tuduhan Amerika Terkait Kekerasan Seks Tahanan Israel: Fitnah, Opini Penyesatan Publik

“Banjir melanda mereka karena mereka adalah orang-orang yang zalim.”

Aamer Tabsh mengatakan warga yakin referensi mengenai banjir besar Nuh dalam Al-Quran bahkan tertulis di kitab agama lainnya berarti ‘sesuatu yang lebih buruk akan terjadi’.

Beberapa pihak mengaitkannya dengan nama pasukan Hamas yang menyerang Israel pada 7 Oktober 2023 lalu, yang dinamakan Pertempuran Banjir Al-Aqsa.

Yang lain menunjuk pada laporan baru-baru ini bahwa militer Israel sedang mempertimbangkan untuk membanjiri jaringan terowongan Hamas dengan air laut untuk mengusir para pejuang Palestina.

Profesor di Doha: Hamas Masih Utuh, Hanya Sebagian Kecil Anggotanya yang Terbunuh oleh Israel

Seorang profesor studi media di Institut Studi Pascasarjana Doha, Mohamad Elmasry mengatakan bahwa saat ini Hamas, pejuang Palestina masih utuh.

Dan juga anggota Hamas hanya sebagian kecil yang terbunuh oleh serangan Israel.

Unit artileri Israel digambarkan di dekat perbatasan dengan Jalur Gaza pada 5 Desember 2023, di tengah berlanjutnya pertempuran antara Israel dan kelompok militan Hamas. (GIL COHEN-MAGEN / AFP)

Pernyataan itu muncul usai Israel menggembar-gemborkan telah membunuh beberapa petinggi Hamas.

Pihak tentara Israel dalam sebuah postingan di X mengunggah bahwa empat komandan batalyon brigade Hamas di Jalur Gaza telah tewas.

Termasuk di antara para pemimpin senior kelompok Palestina telah tewas dalamserangan Israel baru-baru ini, mengutip Al Jazeera.

Baca juga: ISW: Taktik dan Strategi Militer Hamas Semakin Canggih Hadapi Zionis Israel di Gaza Selatan

Mereka juga mengatakan serangan itu telah 'menghancurkan' unit Hamas lainnya, termasuk yang berada di Gaza tengah.

Namun Mohamad Elmasry menyebut, meskipun Israel gembar-gembor akan melenyapkan Hamas, menurutnya hal itu masih 'mustahil'.

"Hamas sebagian besar masih utuh dan hanya persentase kecil dari anggotanya yang terbunuh," ungkapnya.

Di sisi lain pada hari Selasa (5/12/2023), pejabat senior Hamas Osama Hamdan juga mengatakan bahwa pasukan Israel melemah di Gaza.

Hamdan mengatakannya dalam sebuah istilah bahwa pasukan Israel 'tenggelam semakin dalam ke rawa Gaza'.

Dirinya juga menyebutkan pejuang Palestina siap untuk berperang tidak peduli berapa lama perang berlangsung.

(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini