News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Hizbullah Serang Iron Dome Israel, Peternakan Shebaa dan Situs Jal Al-Alam Dibombardir dengan Roket

Penulis: garudea prabawati
Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Drone kelompok milisi Hizbullah Lebanon menyerang salah satu lokasi sistem pertahanan angkatan udara dan platform Iron Dome Israel di dekat Kfar, Kamis (25/1/2024).

TRIBUNNEWS.COM - Gerakan perlawanan Lebanon, Hizbullah terus melakukan penyerangan dengan sasaran tentara Israel serta infrastrukturnya.

Dalam pernyataan Hizbullah, Kamis (25/1/2024), mereka menargetkan situs Jal Al-Alam dengan senjata roket.

Hingga mengakibatkan serangan langsung.

Hizbullah juga melakukan serangan pada sistem pertahanan udara Israel, Iron Dome.

“Pejuang Perlawanan Islam, pada pukul 11.20, pada hari Kamis (25/1/2024) melancarkan serangan udara dengan dua drone penyerang di salah satu lokasi sistem pertahanan udara dan platform Iron Dome dekat pemukiman Kfar Blum," ujar Hizbullah mengutip Palestine Chronicle.

Sementara sebelumnya pada pukul 10.00 pagi waktu setempat, Hizbullah menargetkan situs Radar di wilayah pendudukan.

Hizbullah juga menyerang Peternakan Shebaa Lebanon, yang telah dikuasai pendudukan Israel, dengan senjata roket.

Baca juga: Hizbullah Buktikan Keberhasilan Serangan, Unggah Detik-detik Kubah Mata-mata Israel Dihantam Roket

Hizbullah tegas, upaya perlawanan tersebut sebagai bentuk dukungan untuk kemerdekaan Palestina.

“Untuk mendukung ketabahan rakyat Palestina di Jalur Gaza dan untuk mendukung perlawanan mereka yang berani dan terhormat," imbuh Hizbullah.

Ancaman Israel pada Hizbullah

Diberitakan juga ketegangan meningkat di sepanjang perbatasan Israel dengan Lebanon di tengah baku tembak dengan Hizbullah.

Baca juga: Hari Ke-111 Perang Israel-Hamas di Gaza, Al Qudra: Israel Usir Pengungsi dari Khan Yunis

Israel pada Kamis (25/1/2024) mengancam akan menyerang Lebanon jika kelompok Hizbullah tidak menarik diri dari wilayah perbatasan di Lebanon selatan.

Menteri Luar Negeri Israel Katz, dalam pertemuan dengan Antonio Tajani di Yerusalem Barat, meminta pemerintah Lebanon mengusir Hizbullah dari Lebanon selatan.

Israel mengancam apabila Lebanon tak mengusir Hizbullah, Lebanon akan menghadapi 'pukulan telak', mengutip Anadolu Agency.

Diketahui ketegangan berkobar di sepanjang perbatasan antara Lebanon dan Israel, baku tembak antara pasukan Israel dan Hizbullah terjadi dalam bentrokan paling mematikan sejak kedua belah pihak terlibat perang skala penuh pada tahun 2006.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini