News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Dua Tentara Israel Diduga Jadi Mata-Mata Iran, Salah Satunya Bertugas di Unit Iron Dome

Penulis: Febri Prasetyo
Editor: timtribunsolo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TENTARA ISRAEL - Tangkapan layar YouTube Al Jazeera yang diambil Rabu (29/1/2025) menunjukkan Tentara Israel di Jalur Gaza. Dua tentara Israel diduga menjadi mata-mata Iran.

TRIBUNNEWS.COM - Dua tentara cadangan Israel, Yuri Eliasfov dan Georgi Andreyev, diduga terlibat dalam spionase untuk Iran dengan membocorkan informasi rahasia.

Keduanya, yang berusia 21 tahun dan berasal dari pinggiran Kota Haifa, ditangkap oleh polisi dan dinas keamanan Israel, Shin Bet, awal minggu ini.

Pelanggaran Berat

Eliasfov dan Andreyev didakwa melakukan pelanggaran berat, termasuk menghubungi agen asing, mengirim data rahasia, dan membantu musuh saat perang.

Jaksa menyatakan bahwa keduanya telah menjalin persahabatan yang lama.

Menurut laporan dari The Times of Israel, keduanya berkomunikasi dengan agen Iran yang menggunakan nama samaran "Boaz".

Informasi Sensitif

Eliasfov, yang bertugas di satuan sistem pertahanan udara Iron Dome, diduga mengirimkan informasi sensitif tentang teknologi Iron Dome kepada Iran.

Ia juga dituduh menjual video rekaman sistem tersebut dengan harga 10.000 dolar AS (sekitar Rp164 juta).

Sementara itu, Andreyev bertugas di markas operasional Angkatan Udara Israel.

Keduanya juga dituduh membuat grafiti pro-Iran dan memasang banner di Tel Aviv yang menampilkan tulisan "Anak-Anak Ruhollah", merujuk pada Ruhollah Khomeini, pemimpin tertinggi Iran setelah revolusi Islam.

Baca juga: Gunakan WhatsApp, Banyak Jurnalis Jadi Target Serangan Spyware Israel, Ini Modusnya

Upaya Rekrutmen Iran

Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa Eliasfov awalnya mencari cara untuk mendapatkan uang, yang membuatnya menghubungi agen Iran pada September 2024.

Selama dua tahun terakhir, agen Iran telah berusaha keras merekrut warga Israel sebagai mata-mata, dengan iming-iming bayaran.

Polisi Israel sebelumnya telah menangkap hampir 30 warga Israel yang terlibat dalam spionase demi kepentingan Iran.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini