News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Brigade Mohammed Deif Luncurkan Roket ke Golan, Israel Balas dengan Serangan Udara

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Febri Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TENTARA ISRAEL - Foto ini diambil pada Senin (17/2/2025) dari publikasi resmi website IDF (idf.il), memperlihatkan tentara Israel dari unit Erez bergabung dengan resimen ke-769 di Lebanon pada 5 Januari 2025. Pada 2 Juni 2025, Israel melakukan serangan udara di selatan Suriah setelah roket ditembakkan oleh Brigade Mohammed Deif.

TRIBUNNEWS.COM - Israel menembaki daerah Cekungan Yarmouk, sebelah barat Daraa, di selatan negara itu, setelah adanya tuduhan bahwa dua roket ditembakkan ke arah Dataran Tinggi Golan milik Suriah yang diduduki.

"Penembakan artileri oleh pendudukan Israel menargetkan Cekungan Yarmouk, sebelah barat Daraa,” lapor media resmi Suriah, SANA, pada hari Selasa (3/6/2025), tanpa perincian lebih lanjut.

Sebelumnya pada hari Selasa, media Ibrani mengklaim dua roket ditembakkan dari kota Daraa, sebelah selatan Suriah, ke arah Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki, dan jatuh di daerah terbuka.

Sebuah faksi baru bernama Brigade Mohammed Deif mengaku bertanggung jawab atas dua serangan roket di Dataran Tinggi Golan.

Brigade Mohammed Deif mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan ini akan terus berlanjut sampai agresi Israel di Jalur Gaza berhenti.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan Selasa malam, pihaknya belum memverifikasi kebenaran laporan penembakan terhadap Israel.

Kementerian tersebut mengecam keras serangan udara Israel yang menargetkan desa-desa dan kota-kota di Provinsi Daraa.

"Eskalasi Israel merupakan pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan Suriah dan meningkatkan ketegangan di kawasan tersebut," kata kementerian itu.

"Ada banyak pihak yang mungkin berupaya mengganggu stabilitas kawasan untuk mencapai kepentingan mereka sendiri," lanjutnya, seperti diberitakan Al Jazeera.

Kementerian tersebut menekankan Suriah tidak pernah dan tidak akan menimbulkan ancaman bagi pihak mana pun di kawasan tersebut.

Baca juga: Suriah Diisukan Silaturahmi dengan Israel, Pemerintahan Ahmed al-Shaara Disebut Ingin Redakan Tensi

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini