News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Top Rank

10 Negara Ini Larang Gim Roblox, Indonesia Termasuk?

Penulis: timtribunsolo
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Roblox

TRIBUNNEWS.COM - Roblox adalah salah satu gim daring populer di dunia, dimainkan jutaan anak, remaja bahkan dewasa.

Roblox adalah platform gim video daring tempat pengguna menciptakan sebagian besar kontennya.

Ini adalah platform tempat pengguna dapat membuat, berbagi, dan memainkan game yang dibuat oleh pengguna lain dalam berbagai genre, seperti balapan, simulasi, hingga role-playing.

Anak-anak di seluruh dunia kemudian dapat memainkan permainan ini, sering kali secara daring bersama-sama, melalui telepon pintar, konsol permainan video, tablet, atau komputer pribadi seperti laptop, mengutip internetmatters.org.

Namun, tidak semua negara menerima kehadirannya. 

Sejumlah negara memilih memblokir gim ini dengan alasan beragam, mulai dari keamanan untuk anak, konten tidak pantas, hingga alasan politik. 

Berdasar data dari robloxdb dan berbagai sumber, Berikut daftar 10 negara yang melarang Roblox beserta alasannya :

1. China

China melarang Roblox internasional dan bahkan menutup versi lokal bernama Luobu.

Pemerintah menilai gim ini tidak sesuai dengan aturan sensor dan kontrol konten digital yang ketat.

2. Korea Utara

Di Korea Utara, hampir semua hiburan digital asing dilarang, mengutip cyberpost.co.

Roblox pun ikut terblokir karena dianggap membawa pengaruh budaya luar dan bertentangan dengan ideologi negara.

3. Turki

Sejak Agustus 2024, Turki resmi memblokir Roblox. 

Pemerintah menyebut larangan ini terkait perlindungan anak dari konten berisiko serta dugaan eksploitasi di dalam platform.

4. Qatar

Pada Agustus 2025, Qatar mengejutkan dunia dengan melarang Roblox. 

Alasan utama adalah meningkatnya kekhawatiran soal keselamatan anak dan laporan adanya predator online.

5. Yordania

Negara di Timur Tengah ini memutuskan melarang Roblox karena dianggap berisi konten tidak pantas, penggunaan bahasa kasar, serta interaksi yang bisa membahayakan anak.

6. Oman

Roblox sudah diblokir di Oman sejak sekitar 2020–2021. 

Alasan utamanya adalah proteksi anak dari konten yang dinilai tidak sesuai dengan norma setempat.

7. Guatemala

Guatemala pernah melarang Roblox untuk sementara waktu. 

Kebijakan ini muncul karena kekhawatiran terhadap keamanan anak dan potensi eksploitasi oleh pihak tak bertanggung jawab.

8. Uni Emirat Arab (UEA)

UEA sempat memblokir Roblox pada 2018 dengan alasan konten tidak pantas. 

Namun, setelah ada perbaikan sistem moderasi, larangan ini dicabut pada 2021.

9. Yunani

Laporan menyebut Yunani pernah melarang gim elektronik tertentu, termasuk Roblox, di ruang publik dan pribadi, mengutip gamevoyagers.com.

10. Arab Saudi

Arab Saudi disebut pernah melarang Roblox karena dianggap membawa dampak negatif bagi generasi muda. 

Pemerintah menilai interaksi bebas antara pemain berpotensi memunculkan pelecehan atau paparan konten dewasa.

Bahaya Gim Roblox Bagi Anak-anak

Di Indonesia, gim Roblox tengah menjadi sorotan pemerintah karena dinilai berisiko bagi anak-anak.

Pemerintah siap memblokir platform tersebut jika terbukti berbahaya, meski hingga kini keputusan final belum diambil.

Popularitas Roblox sangat besar di seluruh dunia karena kreativitas tanpa batas yang ditawarkan serta interaksi sosial yang bisa dibangun antarpemain. 

Namun, di balik keseruannya, Roblox juga menyimpan sejumlah bahaya yang perlu diwaspadai. 

Risiko yang paling sering muncul antara lain adanya predator online yang bisa berinteraksi lewat fitur chat, Penggunaan kata-kata kasar, potensi kecanduan bermain hingga mengganggu kesehatan dan prestasi sekolah. 

Juga pengeluaran berlebihan melalui pembelian mata uang virtual Robux. 

Selain itu, Roblox juga rawan menjadi ruang bagi cyberbullying, dan penyalahgunaan data pribadi.

Oleh karena itu, pengawasan orang tua, penerapan kontrol keamanan, dan edukasi digital bagi anak sangat penting agar Roblox bisa dimainkan dengan lebih aman.

(mg/Rifqi Fawwaz Rijandra)

Penulis adalah peserta magang dari Universitas Sebelas Maret (UNS)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini