News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Jerman Siaga, Rusia Dicurigai Pakai Drone Memata-matai Rute Senjata AS ke Ukraina di Thuringia

Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SIAPKAN DRONE - Seorang prajurit menyiapkan drone dalam konfrontasi antara Rusia dan Ukraina. Medan perang ini menjadi ajang adu drone serang.

Jerman Siaga, Rusia Dicurigai Pakai Drone Memata-matai Rute Senjata AS ke Ukraina di Thuringia

TRIBUNNEWS.COM - Rusia menepis laporan yang menyebut kalau Moskow atau proksinya telah menggunakan pesawat tak berawak (drone) untuk memantau pengiriman senjata Amerika Serikat (AS) dan sekutu Barat Ukraina yang bergerak melalui Jerman timur.

Para pejabat AS mengatakan kepada The New York Times kalau mereka mencurigai Rusia atau agen yang bekerja untuk dinas intelijennya menerbangkan pesawat tak berawak di atas rute pasokan di negara bagian Thuringia, Jerman.

Baca juga: Rusia Bangun Antena Raksasa Diameter 1,6 Km di Kaliningrad, Komunikasi NATO Terancam Bobol Tersadap

"Analis pertahanan memperkirakan Moskow mungkin mencari rincian tentang produsen senjata dan logistik untuk pengiriman ke Ukraina melalui Polandia, informasi yang dapat membantu potensi operasi sabotase di Eropa," kata surat kabar itu dikutip dari TMT, Senin (1/9/2025).

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan bahwa dia belum melihat laporan tersebut tetapi langsung membantahnya.

"Sulit dibayangkan, karena Jerman jelas-jelas menyadarinya dan hampir tidak bisa tinggal diam. Ini terdengar seperti laporan surat kabar palsu lainnya," kata Peskov.

SIAPKAN DRONE - Seorang prajurit menyiapkan drone dalam konfrontasi antara Rusia dan Ukraina. Medan perang ini menjadi ajang adu drone serang.

Jerman Siagakan Persenjataan Anti-Drone

Seorang juru bicara angkatan bersenjata Jerman mengatakan kepada majalah bisnis Wirtschaftswoche kalau Berlin menganggap dugaan penerbangan pesawat tanpa awak tersebut sebagai "risiko keamanan yang cukup besar,".

Hal ini mendorong Jerman untuk mengerahan sistem persenjataan anti-pesawat tanpa awak di pangkalan-pangkalan di wilayah tersebut.

Para pejabat intelijen Jerman dilaporkan yakin beberapa drone tersebut mungkin diproduksi di Iran dan diluncurkan dari kapal-kapal di Laut Baltik, yang berbatasan dengan Rusia barat laut.

Para pejabat AS mengonfirmasi penerbangan tersebut tetapi mengatakan mereka tidak dapat memastikan asal-usulnya.

 

(oln/tmt/*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini