Ringkasan Berita:
- Inilah peringkat 10 perusahaan pertahanan dengan pendapatan terbesar di dunia tahun 2024
- Lockheed Martin menempati peringkat pertama sebagai perusahaan pertahanan dengan pendapatan tertinggi
- Daftar perusahaan didominasi perusahaan dari Amerika Serikat dan China
TRIBUNNEWS.COM – Industri pertahanan global terus berkembang, didorong oleh kebutuhan akan teknologi dan keamanan.
Berikut ini 10 perusahaan pertahanan dengan pendapatan terbesar di dunia versi DefenseNews, publikasi asal Inggris yang berfokus pada isu-isu pertahanan global, termasuk kebijakan militer, industri persenjataan, dan teknologi militer.
Lockheed Martin menempati posisi puncak sebagai pemimpin pasar.
DefenseNews mengumpulkan data pendapatan perusahaan dari berbagai sumber, mulai dari penyerahan data secara sukarela hingga kerja sama dengan mitra seperti Spade Defense Index dan International Institute for Strategic Studies (IISS).
Data berikut menampilkan total pendapatan tahun 2024.
1. Lockheed Martin
Asal: Amerika Serikat
Total Pendapatan 2024: USD 71.043.000.000
Mengutip GlobalData, Lockheed Martin Corp adalah produsen produk keamanan dan kedirgantaraan.
Perusahaan ini bergerak di bidang riset, desain, pengembangan, manufaktur, serta integrasi sistem, produk, dan layanan teknologi canggih.
Lockheed Martin juga menawarkan layanan manajemen, teknis, rekayasa, ilmiah, logistik, integrasi sistem, dan keamanan siber.
Portofolionya meliputi pesawat militer bersayap tetap dan putar, pesawat angkut, kendaraan darat, rudal dan senjata berpemandu, sistem radar, sensor, sistem nirawak, dan sistem angkatan laut.
Selain itu, Lockheed Martin menyediakan layanan dukungan dan peningkatan untuk pesawat militer, kendaraan darat, sistem pertahanan rudal, satelit, dan sistem transportasi antariksa.
Perusahaan ini melayani pemerintah AS serta pelanggan komersial di berbagai wilayah — Amerika, Eropa, Afrika, Asia-Pasifik, dan Timur Tengah.
Markas besar Lockheed Martin berlokasi di Bethesda, Maryland, AS.
Baca juga: 10 Negara yang Gunakan Jet Tempur Buatan China, Indonesia Lirik J-10C
2. RTX (Raytheon Technologies)
Asal: Amerika Serikat
Total Pendapatan 2024: USD 80.700.000.000
RTX Corp, sebelumnya bernama Raytheon Technologies Corp, adalah penyedia produk dan layanan teknologi untuk industri kedirgantaraan dan pertahanan.
Produk RTX mencakup mesin pesawat komersial, penerbangan umum, dan militer; sistem kendali mesin; sistem manajemen dan distribusi tenaga listrik; serta sistem penerbangan.
RTX juga menyediakan solusi komando dan kendali, komunikasi dan navigasi, keamanan siber, peperangan elektronik, hipersonik, pertahanan laut, pertahanan rudal, peperangan darat, dan solusi luar angkasa.
RTX memiliki kantor bisnis di Amerika, Eropa, Asia-Pasifik, Afrika, dan Timur Tengah, dengan kantor pusat di Arlington, Virginia, AS.
3. China Aerospace Science and Industry Corporation (CASIC)
Asal: China
Total Pendapatan 2024: USD 120.977.882.877
Mengutip Cbonds.com, China Aerospace Science & Industry Corporation (CASIC) adalah kontraktor utama untuk program luar angkasa China.
Perusahaan milik negara ini memiliki sejumlah entitas yang merancang, mengembangkan, dan memproduksi berbagai jenis pesawat ruang angkasa, kendaraan peluncur, sistem rudal strategis dan taktis, serta peralatan darat.
Didirikan pada Oktober 1956 sebagai Akademi ke-5 Kementerian Pertahanan, CASIC telah mengalami beberapa perubahan nama hingga akhirnya mengadopsi nama saat ini pada Juli 2001.
CASIC memiliki tujuh akademi, dua basis penelitian dan pengembangan ilmiah, enam perusahaan publik, serta lebih dari 620 entitas lain yang tersebar di seluruh China, dengan total karyawan lebih dari 135.000 orang.
4. Northrop Grumman
Asal: Amerika Serikat
Total Pendapatan 2024: USD 41.000.000.000
Northrop Grumman Corporation adalah perusahaan keamanan global yang menyediakan sistem, produk, dan solusi di bidang kedirgantaraan, elektronik, sistem informasi, dan layanan teknis.
Perusahaan ini melayani pelanggan pemerintah dan komersial di seluruh dunia.
5. General Dynamics
Asal: Amerika Serikat
Total Pendapatan 2024: USD 47.716.000.000
General Dynamics Corporation adalah perusahaan pertahanan yang terdiversifikasi, menawarkan portofolio luas di bidang penerbangan bisnis, kendaraan tempur, sistem persenjataan, amunisi, desain dan konstruksi kapal, serta sistem informasi dan teknologi.
6. BAE Systems
Asal: Inggris
Total Pendapatan 2024: USD 33.600.000.000
BAE Systems plc adalah perusahaan pertahanan, kedirgantaraan, dan keamanan global yang menyediakan berbagai produk dan layanan untuk angkatan udara, darat, dan laut, termasuk elektronik canggih, keamanan, teknologi informasi, serta layanan pendukung.
Baca juga: 10 Jet Tempur Rusia Paling Canggih: Salah Satunya MiG-29 yang Baru Saja Diterima Iran
7. The Boeing Company
Asal: Amerika Serikat
Total Pendapatan 2024: USD 66.517.000.000
The Boeing Company adalah perusahaan multinasional yang merancang, memproduksi, dan menjual pesawat terbang, rotorcraft, roket, satelit, peralatan telekomunikasi, serta rudal di seluruh dunia.
Boeing juga menyediakan layanan penyewaan dan dukungan produk.
8. China State Shipbuilding Corporation (CSSC)
Asal: China
Total Pendapatan 2024: USD 111.976.630.964
China State Shipbuilding Corporation (CSSC), didirikan pada 1999, adalah konglomerat dan lembaga investasi milik negara yang dikelola langsung oleh pemerintah pusat China.
CSSC membawahi sekitar 60 entitas, termasuk galangan dan perbaikan kapal, lembaga penelitian dan desain, produsen peralatan kelautan, serta perusahaan perdagangan yang tersebar di seluruh China.
9. L3Harris Technologies
Asal: Amerika Serikat
Total Pendapatan 2024: USD 21.325.000.000
L3Harris Technologies, Inc. (sebelumnya Harris Corporation) adalah perusahaan komunikasi dan teknologi informasi (TI) global yang melayani pasar pemerintah dan komersial di lebih dari 125 negara.
Perusahaan beroperasi dalam tiga segmen utama: Komunikasi RF, Solusi Jaringan Terpadu, dan Sistem Komunikasi Pemerintah.
10. Thales
Asal: Prancis
Total Pendapatan 2024: USD 22.223.160.000
Thales SA adalah penyedia teknologi dan layanan keamanan yang beroperasi di berbagai sektor, termasuk pertahanan, kedirgantaraan, antariksa, siber, dan digital.
Produk dan layanan Thales mencakup sistem avionik, radar dan sensor, sistem navigasi, manajemen lalu lintas udara, sistem persinyalan rel, satelit telekomunikasi, hingga solusi keamanan siber dan pelatihan simulasi.
Klien Thales meliputi lembaga pemerintah, institusi, dan perusahaan besar di bidang pertahanan, keamanan, transportasi udara, perbankan, dan telekomunikasi.
Operasi bisnisnya tersebar di Amerika, Eropa, Asia-Pasifik, dan Timur Tengah. Markas besar Thales berlokasi di Paris, Île-de-France, Prancis.
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)
Baca tanpa iklan