TRIBUNNEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin menantang para pemimpin Eropa dengan pidatonya di Moskow.
Berbicara pada pertemuan tahunan dengan kementerian pertahanan, Putin mengatakan Rusia yakin dapat meraih tujuan invasi ke Ukraina yang ia sebut "operasi militer khusus", tanpa syarat.
Ia menyinggung pertemuan antara Eropa, AS, dan Ukraina yang berlangsung di Berlin, Jerman pada awal pekan ini.
Pertemuan itu membahas upaya Eropa dan proposal AS yang diharapkan dapat mengakhiri perang antara Rusia dan Ukraina, yang hasil diskusinya belum diketahui oleh Rusia.
“Jika mereka tidak menginginkan diskusi yang substansial, maka Rusia akan membebaskan tanah bersejarahnya di medan perang,” katanya, Rabu (17/12/2025).
Putin mengklaim pemerintahan AS sebelumnya, merujuk pada Joe Biden, telah dengan sengaja mengarahkan situasi ke arah konflik bersenjata.
Pria berusia 73 tahun itu mengatakan AS percaya Rusia dapat dilemahkan atau bahkan dihancurkan dalam waktu singkat.
Ia kemudian mengecam para pemimpin Eropa, menyebut mereka "babi kecil", dan menuduh mereka bergabung dengan pemerintahan Joe Biden.
"Babi-babi kecil Eropa segera bergabung dalam pekerjaan pemerintahan Amerika sebelumnya, berharap untuk mengambil keuntungan dari keruntuhan negara kita," kata Putin.
Komentar Putin muncul ketika para pejabat AS mengklaim pembicaraan sebelumnya dengan Ukraina di Berlin telah menyelesaikan sekitar 90 persen dari isu-isu tersulit.
Presiden berulang kali bersikeras agar Ukraina menyerahkan bagian-bagian wilayah Donbas timur yang masih berada di bawah kendali Ukraina, sebuah tuntutan yang terkadang tampak didukung oleh Gedung Putih, tetapi ditolak mentah-mentah oleh Ukraina.
Baca juga: Jelang Pembicaraan Damai Rusia-Ukraina, Putin Teguh dengan Tuntutannya, Zelensky Beri Peringatan
Rusia juga mendorong pembatasan ketat terhadap militer Ukraina, melarang negara anggota NATO menempatkan pasukan di wilayah Ukraina, dan mendesak negara Barat untuk menghentikan dukungan terhadap Ukraina.
Pemimpin Rusia itu juga membantah bahwa Moskow berencana untuk menyerang wilayah NATO.
Ia mengklaim NATO mulai mempersiapkan kemungkinan konfrontasi militer dengan Rusia, dengan target tahun 2030, seperti diberitakan The Guardian.
Info Terbaru Perang Rusia dan Ukraina
Perang Rusia–Ukraina kini memasuki hari ke-1394 pada Kamis (18/12/2025), menandai berlanjutnya konflik panjang yang berawal dari invasi besar-besaran Rusia pada 24 Februari 2022.
Baca tanpa iklan