Ringkasan Berita:
- Jumlah wisatawan asing yang menginap di Prefektur Niigata, Jepang, melonjak 55,3 persen pada 2025 menjadi 820.880 malam menginap
- Lonjakan ini didorong popularitas wisata ski, terutama di Gala Yuzawa, serta pelemahan yen dan akses mudah dari Tokyo.
- Wisatawan Taiwan menjadi penyumbang terbesar.
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, JEPANG – Jumlah wisatawan asing yang menginap di Prefektur Niigata meningkat tajam pada tahun 2025. Data sementara menunjukkan jumlah malam menginap wisatawan asing mencapai 820.880 orang, melonjak 55,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 528.530 orang.
Kenaikan ini menjadi rekor tertinggi selama dua tahun berturut-turut, sekaligus menempatkan Niigata sebagai daerah dengan pertumbuhan kunjungan wisatawan asing terbesar kedua di Jepang, setelah Prefektur Tottori.
Data tersebut disusun oleh Pemerintah Prefektur Niigata berdasarkan hasil Survei Statistik Perjalanan Menginap dari Badan Pariwisata Jepang yang diumumkan pada 27 Februari 2026.
Dalam peringkat jumlah total tamu asing, Niigata kini berada di posisi ke-22 nasional, naik dua peringkat dibandingkan sebelumnya.
Baca juga: Serahkan Diri di AS, Dokter Jepang Tersangka Perusakan Kuil Diproses Hukum
Wisata Ski Jadi Daya Tarik Utama
Pemerintah daerah menilai peningkatan ini terutama dipicu oleh ramainya wisata musim dingin, khususnya wisatawan yang datang untuk bermain ski dan snowboarding.
Menurut Divisi Promosi Pariwisata Internasional Prefektur Niigata, kawasan ini kini semakin dikenal sebagai resor salju utama Jepang, sejajar dengan Hokkaido dan Prefektur Nagano.
Selain itu, lokasi Niigata yang relatif dekat dari Tokyo membuat wisatawan lebih mudah berkunjung.
Wisatawan Taiwan Paling Banyak
Dilihat dari asal negara, wisatawan dari Taiwan mendominasi dengan 30 persen dari total pengunjung. Kemudian diikuti oleh: China: 15 persen, Hong Kong: 11 persen, Australia: 8 persen
Wisatawan dari Asia Tenggara seperti Singapura dan Thailand juga menunjukkan pertumbuhan yang stabil.
Jumlah wisatawan asing di Niigata sebelumnya terus meningkat hingga 2019, namun turun drastis akibat pandemi COVID-19, bahkan sempat hanya mencapai sekitar 30.670 orang pada 2021. Setelah pandemi mereda, angka kunjungan kembali meningkat pesat.
Gala Yuzawa Ramai Turis Asia
Salah satu destinasi populer adalah Gala Yuzawa Ski Resort di Kota Yuzawa. Hingga 23 Februari 2026, jumlah pengunjung musim dingin ini telah mencapai 201.256 orang, meningkat sekitar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Operator resor menyebut wisatawan dari Thailand dan Indonesia termasuk yang mulai paling banyak datang dari Asia saat ini.
Pelemahan nilai yen membuat Jepang lebih murah dan menarik bagi turis asing, selain akses transportasi juga menjadi faktor penting.
Dari Stasiun Tokyo ke Stasiun Gala Yuzawa hanya sekitar 1 jam 11 menit dengan Shinkansen.
Direktur strategi bisnis Gala Yuzawa, Hiroshi Nakadate, mengatakan jumlah wisatawan asing terasa meningkat signifikan.
“Kami merasakan peningkatan lebih dari 10 persen wisatawan asing dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.
Musim Dingin adalah Niigata
Kepala Divisi Promosi Pariwisata Internasional Niigata, Yuko Egawa, menyatakan bahwa citra Niigata sebagai tujuan wisata musim dingin mulai terbentuk.
“Mungkin kini mulai dikenal bahwa musim dingin identik dengan Niigata. Namun kami juga ingin terus meningkatkan jumlah pengunjung sambil memperhatikan masalah overtourism,” katanya.
Pemerintah daerah berharap tren ini terus berlanjut sehingga Niigata semakin dikenal sebagai destinasi ski internasional di Jepang.
Diskusi beasiswa di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com
Baca tanpa iklan