News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

CEO Yahoo: Google Akan Temui Masalah

Editor: Anton
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

CEO Yahoo! Carol Bartz (kiri) dan CEO Microsoft Steve Ballmer saat menyepakai kerja sama kedua perusahaan selama 10 tahun dalam bisnis mesin pencarian dan iklan online, Rabu (29/7/2009).

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - CEO Yahoo Carol Bartz sesumbar Google bakal temui masalah jika tidak melakukan diversifikasi bisnis selain layanan pencarian. Menurutnya Google tak bisa cuma mengandalkan layanan tersebut selamanya.

"Google sedang menemui masalah karena Google hanya tahu bisnis pencarian saja. Itu hanya setengah bisnis kami, (padahal) 99,9 persen bisnisnya," kata Bartz seperti dilansir BBC, Kamis (30/4/2010). Ia mengatakan Google harus membuat perusahaan baru sebanyak yang dilakukan Yahoo setiap tahun kalau mau dikatakan mengejutkan.

Komentar tersebut dilontarkan Bartz saat ditanya apakah langkah Yahoo memperbanyak jaringan dan layanan webnya sebagai strategi barunya. Saat ini Yahoo memiliki lebih dari 20 website dan layanan internet. Sebagian besar di antaranya tersedia dalam 20 bahasa berbeda.

Banyak analis yang mengkritik Yahoo membuat terlalu banyak layanan, membuat terlalu banyak situs baru, dan tak serius melakukan akuisisi. Bahkan situs teknologi Techcrunch menyebut Yahoo sebagai tempat matinya perusahaan-perusahaan baru.

Namun, hal tersebut dibantah Bartz. Menurutnya Yahoo tetap masih memiliki konsumen yang loyal dengan waktu kunjungan paling lama ketimbang Google atau Facebook sekalipun.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini