TRIBUNNEWS.COM - Situs pertemanan seperti Facebook dan microblogging, Twitter, menduduki peranan penting bagu warga negara yang melakukan perlawanan kepada pemerintahan otoriter.
Kini sejumlah hacker Tunisia menggunakan keahlian mereka untuk membantu pengunjuk rasa anti-pemerintah yang kini masih terus melakukan aksinya di Kairo, Mesir, Jumat (4/2/2011).
Para hacker Tunisia ini menyatakan akan menyerang sejumlah situs yang dimiliki pemerintah Mesir dalam bentuk solidaritas terhadap rekan mereka, pengunjuk rasa pro-demokrasi yang terus melakukan aksi setelah Presiden Hosni Mubarak menolak mundur dari kursi kepresidenan yang didudukinya selama dalam waktu kurun 30 tahun.
Hacker Tunisia Berencana Serang Situs Pemerintah Mesir
Penulis: Widiyabuana Slay
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan