TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – BlackBerry tak melepas smartphone terbarunya, BlackBerry Passport, yang mulai di pasarkan di Indonesia ini dengan harga yang lumayan mahal. Anda perlu merogoh kocek cukup dalam jika Anda tertarik untuk memiliki smartphone "kotak" beresolusi 1:1 tersebut, karena produsen smartphone asal Kanada ini membanderol Passport seharga Rp 9,6 juta.
Oleh sebab itu, Passport dikembangkan oleh BlackBerry sebagai perangkat premium yang ditujukan untuk pebisnis profesional. Tak hanya ditopang dengan dukungan hardware yang memadai, seperti prosesor quad core 2,2 GHz dan RAM 3 GB, smartphone ini juga diperkaya dengan beragam feature menarik.
Setidaknya ada tujuh feature andalan yang menjadikan Passport pantas diklaim oleh BlackBerry sebagai smartphone premium. Feature pertamanya adalah dukungan sistem operasi BlackBerry OS 10.3.
Ditunjang sistem operasi terbaru, Passport memiliki tampilan yang dilengkapi dengan ikon terbaru dan instant action bar, sehingga beberapa feature yang biasa digunakan oleh pengguna akan ditampilkan di tengah-tengah layar.
Feature lainnya adalah dukungan layar persegi yang terbilang unik, yakni 4,5 inci dengan rasio 1:1 dan memiliki resolusi 1440 x 1440 piksel (453 dpi) HD. Tak hanya itu, untuk menambah kekuatan layarnya, smartphone ini juga telah mengadopsi teknologi Corning Gorilla Glass 3.
Nilai tambah lain yang tak kalah menarik adalah dukungan QWERTY Keyboard yang inovatif. Revolusi pada keyboard BlackBerry Passport terbaru memberikan inovasi dalam mengetik dengan kemampuan sentuh (responsive touch) yang membuat pengguna dapat melakukan beberapa fungsi sentuh secara langsung di keyboard.
Masih terkait dengan dukungan QWERTY Keyboard, pengguna juga dapat menggulirkan (scroll) ketika berselancar di dunia maya lewat aplikasi web browser, menggeser pada saat mengetik, atau bergerak di atas keyboard untuk memindahkan kursor dan menyisakan ruang pada layar untuk melihat sebuah tampilan.
BlackBerry juga melengkapi Passport dengan BlackBerry Blend. Ini adalah sebuah feature andalan yang menggabungkan pesan dan konten yang ada di ponsel pintar BlackBerry ke dalam PC atau tablet yang Anda gunakan. Lewat feature ini, pengguna bisa mendapatkan notifikasi pesan secara langsung, membaca dan menjawab pesan pribadi yang masuk dan mengakses beberapa dokumen yang ada secara langsung (real time).
Tak kalah menarik, BlackBerry juga telah menyiapkan beragam aplikasi menarik dan populer yang mampu meningkatkan produktivitas pengguna Passport. Setidaknya ada dua marketplace yang telah dipersiapkan oleh BlackBerry, yakni marketplace miliknya sendiri, BlackBerry World dan Amazon Appstore. Tak hanya sekadar menghadirkan dua marketplace, BlackBerry juga melindungi pengguna dari ancaman aplikasi berbahaya lewat BlackBerry Guardian.
Dukungan feature lainnya adalah BlackBerry Assistant. Feature ini sengaja dihadirkan sebagai asisten digital pertama yang dikembangkan oleh BlackBerry dan dapat digunakan dengan perintah suara atau teks. Dengan begitu, pengguna Passport lebih terbantu dalam mengelola e-mail, daftar kontak, kalendar, serta aplikasi asli BlackBerry.
Feature terakhir yang turut dibenamkan oleh BlackBerry ke dalam Passport adalah dukungan baterai 3450 mAh. Diklaim oleh BlackBerry bahwa baterai yang mereka gunakan memiliki daya tahan lebih optimal dan lebih tangguh dibandingkan beberapa baterai yang terpasang di ponsel atau phablet yang ada di pasar saat ini.
Seperti diungkapkan oleh Ardo Fadhola, Senior Country Product Manager BlackBerry South East Asia bahwa Passport dikembangkan oleh BlackBerry dengan menyematkan beragam inovasi dan teknologi menarik di dalamnya. Oleh karena itu, smartphone ini layak masuk sebagai perangkat premium yang ditujukan untuk pebisnis profesional.
"BlackBerry Passport hadir dengan membawa beragam inovasi menarik bagi penggunanya. Tak hanya sebagai perangkat komunikasi biasa, BlackBerry Passport juga mampu meningkatkan produktivitas penggunanya. Untuk itulah, beberapa feature unggulan tertanam secara utuh di dalam smartphone ini," ujar Ardo di sela-sela peluncuran BlackBerry Passport di Jakarta.
Baca tanpa iklan