News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Sarapan, Bukan Sekadar Mengganjal Perut

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bubur Kacang Hokkian Osin

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ricky Reynald

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG
- Para pakar gizi sepakat tujuan sarapan pagi bukan sekadar mengganjal perut dengan makanan. Tapi memiliki korelasi signifikan terhadap kinerja otak dan metabolisme tubuh seseorang.

Dalam beberapa penelitian, orang yang terbiasa sarapan memiliki daya ingat yang terpelihara baik, terlatih disiplin, dan lebih peka terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.

Sekurangnya ada tiga poin penting untuk mendapatkan manfaat optimal sarapan. Poin pertama, menu yang mengandung zat gizi seimbang berupa karbohidrat kompleks, protein mengandung asam amino lengkap, vitamin, dan mineral. Tentu dengan takaran cukup sesuai usia.

Kedua, ketika sarapan diajurkan mengonsumsi nasi, roti, jagung, kentang, dan pasta. Sebab, jenis-jenis makanan tersebut tak cuma mengandung karbohidrat, tapi juga serat dan vitamin. Kombinasikan makanan utama itu dengan lauk-pauk sumber protein dan aneka sayuran bervitamin.

Menu sarapan dengan gizi berimbang yang kita konsumsi akan diproses di dalam sistem pencernaan. Sari makanan tersebut lalu diserap tubuh melalui darah. Rangkaian proses ini membuat kadar gula darah (glukosa) dan mikro nutrient dalam tubuh meningkat secara perlahan. Keduanya merupakan sumber energi metabolisme sistem kerja otak.

Poin ketiga, menciptakan suasana nyaman dan waktu yang cukup buat sarapan. Momentum ini bisa dimanfaatkan buat bercengkerama dengan pasangan hidup, rekan bisnis, anak-anak dan anggota keluarga lain. Waktu yang cukup membuat kita tidak tergesa mengunyah dan menelan makanan karena tergesa mengunyah makanan bisa membuat tersedak dan mengganggu sistem pencernaan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini