Laporan Wartawan Tribunnews.com, Agustina NR
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perubahan gaya hidup berdampak pada pola hidup tidak sehat. Alhasil masih muda tetapi bisa terkena penyakit jantung, diabetes, bahkan stroke.
Menurut dr. Eka Harmeiwaty SpS, stroke merupakan penyakit defisit neurologi yang bersifat bukan perlahan atau mendadak. Hal ini disebabkan karena adanya gangguan aliran pembuluh darah di otak.
"Stroke ada dua macam. Sumbatan pada pembuluh darah atau stroke iskemik dan pecah pembuluh darah atau stroke pendarahan. Keduanya dapat menyebabkan aliran suplai darah ke otak terhenti dan muncul lah gejala kematian jaringan otak," papar Eka.
Hal di atas dikarenakan asupan makanan yang tidak bergizi, konsumsi alkohol (pembuluh darah meradang dan bengkak), merokok (zat kimianya menyebabkan dinding pembuluh darah tipis dan keras), kurang berolahraga, bahkan stres di pekerjaan atau keluarga.
Stres di kalangan usia produktif adalah hal wajar. Namun stres mengganggu metabolisme yang mengakibatkan tekanan darah, sehingga memicu stroke. Sedangkan makan junkfood yang praktis dan simpel di sela kesibukan juga tidak baik bagi kesehatan, karena banyak mengandung lemak, garam, dan MSG.
"Pasien saya yang masih muda, usia 30 - 35 tahun, kadar kolesterol dan trigliserida tinggi, anak muda sudah banyak terkena diabetes. Faktor-faktor itu kan beresiko menyebabkan stroke. Semua itu akibat gaya hidup, mulai saat ini ubah dengan makanan sehat dan rajin olahraga," tutur Eka. (Agustina N.R)
Baca artikel menarik lainnya
- Orangtua Remehkan Anak, Termasuk Kategori Bullying 3 jam lalu
- Ini Peran Orangtua yang Bikin Anak Mengenal Bullying 3 jam lalu
- Begini Cara Dewi Perssik Hilangkan Selulit di Bokong Kamis, 5 Juli 2012
- Dewi Perssik Bisa Sulap Wajahnya Jadi Paris Hilton Kamis, 5 Juli 2012
- Mie Ayam Asun Langganan Artis Kamis, 5 Juli 2012
- Bir Pletok Obat Perkasa Dari Betawi
Baca tanpa iklan