News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menkes Akui Susah Ubah Kebiasaan Merokok

Penulis: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Warga Solo tak sepakat karena pertemuan yang juga diisi pameran rokok tersebut dikhawatirkan bisa meningkatkan konsumsi rokok. Penolakan dilakukan dengan aksi damai pemasangan poster ditengah kerumunan pengunjung Car Free Day (CFD).

TRIBUNNEWS, JAKARTA - Komitmen menghentikan kebiasaan merokok bagi Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi sangat kuat. Ia pun siap menghadapi siapapun yang ingin menghalanginya.

Ia  mengakui memang tidak mudah mengubah kebiasaan  orang untuk menghentikan merokok. Ia mencontohkan  pengalamannya yang selalu memperingatkan suaminya untuk berhenti merokok sampai akhirnya  terlambat sang suami terkena stroke karena rokok.

"Susah untuk  menghentikan merokok meski telah menikah selama 50 tahun. Suami saya pemain  tenis, suka main bola, itu semua hilang. Mobilitas hilang dan tergantung dari orang lain. Ini akibat rokok," tutur Nafsiah Mboi di Kementerian Kesehatan Jakarta, Selasa (11/9/2012).

Toh berharap para  istri yang suaminya perokok untuk tetap melakukan hal yang sama dengan dilakukannya, ia menekankan untuk jangan dimusuhi tapi mencarikan cara untuk suami berhenti merokok.

"Tapi kalau tidak tetap enggak mau, yakinkan agar jangan menganggu paru-paru  orang lain terutama anak-anak yang ada di keluarga atau di sekitarnya," tuturnya.

Saat menjadi dokter anak, kata Menkes, dirinya pernah menemui pasien anak yang sembuh, sakit dan  sembuh. "Bolak-balik.  Saya tanya ada yang merolkok baru ketahuan bapaknya  merokok," tuturnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini