News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Awas! Bakteri Meningkat Saat Musim Hujan

Penulis: Agustina Rasyida
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bakteri

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Agustina N.R

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Musim hujan seperti saat ini, orangtua banyak yang cemas jika anak mengalami demam tinggi disertai kepala pusing, batuk, maupun pilek. Tetapi tak ada salahnya, jika kita segera membawbanya ke dokter atau rumah sakit.

"Semenjak banjir, angka kejadian batuk, pilek, demam, dan diare meningkat. Penyebab terbanyak masih virus," ujar dr.  Herbowo AF Soetomenggolo SpA dari RSIA Hermina Jatinegara kepada Tribunnews.

Menurut Herbowo, jumlah kunjungan ke rumah sakit pun sedikit meningkat. Salah satu alasannya, mereka mengalami penyakit karena banjir seperti leptospirosis. Tetapi tidak ada penelitian yang menunjukkan hubungan bermakna antara penyakit yang ada sekarang dengan banjir.

Meski demikian, selepas banjir tak dipungkiri terjadi peningkatan angka kesakitan. Tetapi bukan wabah. Penyakit terbanyak ialah batuk, pilek, diare, maupun demam. Dan kasus demam berdarah juga mulai timbul di musim hujan ini.

"Tetapi ada sedikit peningkatan penyakit karena bakteri. Penyakit karena bakteri ini ditandai dengan peningkatan lekosit. Sedangkan untuk masalah rekayasa hujan tidak ada hubungannya dengan kesehatan," lanjut Herbowo.

Namun mengapa hal ini terjadi? Masih menurut Herbowo, pemicunya banyak sekali. Ketika musim
hujan, bakteri di udara meningkat, karena udara lebih dingin, sehingga bakteri lebih bisa bertahan hidup. Selain itu kuman di makanan juga bertambah banyak.

"Untuk mencegahnya pastikan menjaga kebersihan dengan mandi dan cuci tangan dengan memakai sabun. Selain itu bila sakit gunakan masker untuk mencegah penyebaran penyakit lebih luas," saran Herbowo.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini