News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Cucu SBY Dioperasi

Hirschprung, Penyakit Bawaan Sejak Lahir

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ibu Negara, Ani Yudhoyono didampingi menantu, Siti Rubi Aliya Rajasa, menggendong cucu keduanya di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (26/12/2012). Kedatangan Ani Yudhoyono untuk memboyong cucu keduanya, Airlangga Satriadhi Yudhoyono, bayi laki-laki dari pasangan Ibas dengan Aliya, meninggalkan RSPI dan membawanya ke rumah Cikeas. KOMPAS IMAGES/ANDREAN KRISTIANTO

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Airlangga Satriadhi Yudhoyono, cucu Presiden SBY mengalami kelainan organ tubuh yang dinamakan Hirschsprung. Sebenarnya penyakit apa yang diderita Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan Siti Rubi Aliya?

DR Eva Jeumpa Soelaeman Sp A (K), Specialist Consultant Gastro Hepatogizi dari RS Anak dan Bunda Harapan Kita Jakarta menyatakan, Penyakit hirschsprung merupakan kelainan bawaan sejak lahir yang tidak bisa dicegah. Kelainan ini di kandungan dan biasanya ketahuan di bawah usia setahun.

"Hingga saat ini penyakit belum diketahui penyebabnya dan bawaan sejak lahir. Dalam ususnya tidak terbentuk syaraf ataupun kalau ada jumlahnya sedikit," katanya saat dihubungi Tribunnews, Kamis (14/2/2013) malam.

Tidak adanya syaraf yang dapat mendorong kotoran keluar dari anus. Kotoran akan menumpuk terus di bagian bawah, hingga menyebabkan pembesaran pada usus dan juga kotoran menjadi keras sehingga bayi tidak dapat BAB.

Biasanya bayi akan bisa BAB karena adanya tekanan dari makanan setelah daya tampung di usus penuh. Tetapi hal ini jelas tidaklah baik bagi usus si bayi. Penumpukan yang berminggu bahkan bulan mungkin akan menimbulkan pembusukan yang lama kelamaan dapat menyebabkan adanya radang usus bahkan mungkin kanker usus.

Kelainan ini, tambahnya, dari yang ringan sampai yang berat, akan membuat BAB si bayi jadi tak beres dan tak pernah normal. Bahkan, boleh dikata ia akan sembelit terus. Untuk memastikan adanya kelainan ini dilakukan pemeriksaan dengan barium enema lewat anus. Hingga, bisa kelihatan seberapa sempit ususnya dan seberapa panjang kerusakan usus yang terjadi.

Bagian usus yang tak ada persarafannya ini harus dibuang lewat operasi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini