News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jangan Keseringan Gendong Anak, Ternyata Ada Banyak Dampak Buruknya!

Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ternyata, menggendong anak usia batita tidak menyehatkan bagi tumbuh kembangnya.

Lalu, apa akibatnya kalau anak terus-menerus digendong?

Salah satu dampak negatifnya adalah anak jadi kurang terlatih fisiknya.

Dampak lainnya, anak juga cenderung lari dari masalah akibat terus-menerus merasa tidak nyaman dan takut.

Hal ini membuat anak tidak terlatih untuk mandiri, mudah lelah, dan sering sakit-sakitan.

Baca: Duo Menantu Cantik SBY Pakai Outfit Kembar, Annisa Pohan dan Aliya Rajasa, Cantik Mana?

Menghadapi si batita yang masih suka minta gendong, memaksakan orangtua untuk bisa berani bersikap tega.

Jangan mudah terpancing untuk selalu menuruti rengekan, teriakan, atau tangisan si kecil yang minta digendong.

Lebih baik, teliti dulu apa yang menyebabkan ia menjadi rewel.

Orangtua harus bijak menilai kebutuhan ini, jangan sampai anak melakukannya untuk menghindari situasi yang seharusnya ia hadapi di kehidupan nyatanya kelak.

Jika dibiarkan berlarut-larut, kebiasaan digendong bisa semakin melemahkan dan melumpuhkan anak, bukan mengembangkan dan memberdayakannya.

Berikut langkah-langkah yang disarankan:

Pertama, orangtua harus mengoreksi dirinya apakah ia yang menjadi penyebab munculnya perilaku anak tersebut.

Apakah menggendong ini merupakan kebutuhan anak atau orangtua sendiri?

Kedua, bantu anak untuk menemukan sumber masalah yang dihadapinya.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini