TRIBUNNEWS.COM - Tahukah kamu, sebanyak 4 dari 10 orang Indonesia mengalami gejala mata kering, namun sebagian besar tidak menyadarinya dan menganggapnya sepele? Padahal, kondisi ini bisa mempengaruhi kenyamanan dan produktivitas sehari-hari, terutama bagi mereka yang banyak beraktivitas terlalu lama di depan layar gadget.
Gejala mata kering seperti SEpet, PErih, dan LElah, yang dapat disingkat SePeLe-pun sering disepelekan. Padahal jika disepelekan dalam jangka waktu yang lama, gejala-gejala tersebut bisa jadi masalah serius yang mengganggu fokus dan kualitas penglihatan.
Menyadari rendahnya kesadaran masyarakat tentang gejala mata kering, yaitu mata SePeLe (SEpet, PErih, LElah), INSTO sebagai brand obat tetes mata terdepan, yang merupakan salah satu produk unggulan dan kebanggaan dari PT Combiphar, menggelar kampanye edukatif bertajuk “Mata Bebas SePeLe”.
Kegiatan yang berlangsung di Mall Gandaria City pada 17–19 Oktober 2025 ini merupakan rangkaian kegiatan edukasi dari Insto yang dilakukan di beberapa kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Dalam kegiatan ini INSTO menghadirkan pemeriksaan mata kering gratis bersama dokter spesialis mata kering, survei seputar mata kering, serta games edukatif yang membantu masyarakat mengenali gejala mata kering sejak dini.
GM Eye Care PT Combiphar, Farah Feddia, mengungkapkan bahwa kampanye ini merupakan inisiatif INSTO untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mata, terutama terkait kondisi mata kering yang sering dianggap SePeLe.
“Banyak orang belum menyadari bahwa mereka sebenarnya memiliki gejala mata kering, seperti mata SEpet, PErih, dan LElah. Karena itu, melalui acara ini, INSTO ingin mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mengenali gejala mata kering dan solusinya. Salah satunya lewat pemeriksaan mata gratis di booth INSTO, sekaligus memperkenalkan INSTO Dry Eyes sebagai obat tetes mata yang bisa mengatasi gejala tersebut,” ujar Farah pada Minggu (19/10/2025).
Baca juga: Mengenal Gangguan Mata Kering yang Dipicu Perubahan Gaya Hidup di Era Digital
Mengenali Gejala Mata Kering
Salah satu dokter yang turut hadir dalam acara ini, dr. Desi Mariska, SpM, menjelaskan bahwa mata kering merupakan kondisi saat produksi air mata berkurang atau kualitasnya menurun.
“Mata kita membutuhkan lapisan air mata yang stabil untuk menjaga kenyamanan dan penglihatan tetap jernih. Jika lapisan air itu berkurang, maka akan menyebabkan ketidakstabilan yang kemudian akan menimbulkan mata kering,” jelasnya.
Ia menambahkan, paparan AC, serta penggunaan gadget dalam waktu lama dapat memicu munculnya gejala mata kering. Kondisi ini juga bisa dialami oleh siapa saja, bukan hanya orang dewasa.
“Sebagai langkah awal, mata kering bisa diredakan dengan kompres air hangat dan penggunaan tetes mata yang dapat melembapkan. Namun, jika gejala tidak kunjung membaik, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat,” pungkasnya.
Tingkatkan Kesadaran Akan Gejala Mata Kering
Kegiatan edukatif ini mendapat sambutan positif dari para pengunjung. Banyak di antara mereka yang awalnya datang karena penasaran, namun justru menyadari bahwa selama ini mereka memiliki tanda-tanda mata kering yang kerap diabaikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat akan lebih peduli terhadap kesehatan mata dan bebas dari mata SePeLe. Yuk, jaga agar mata tetap sehat dengan berkunjung ke INSTO Dry Eyes Zona Bebas Mata SePeLe. Tunggu kehadirannya di kota Anda!
Baca juga: 5 Tips Ampuh Menjaga Kesehatan Mata di Depan Layar
Baca tanpa iklan