News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kesehatan

Kebiasaan Sepele yang Diam-diam Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Editor: Salma Fenty
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ringkasan Berita:

  • Inilah kebiasaan sepele yang bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi.
  • Penyebab hipertensi
  • Pemicu hipertensi

 

TRIBUNNEWS.COM - Tekanan darah tinggi atau hipertensi sering berkembang tanpa tanda yang jelas sehingga banyak orang tidak menyadarinya. Kondisi ini terjadi ketika tekanan aliran darah pada dinding arteri berada di atas batas normal dalam waktu lama.

Bila tidak dikendalikan, hipertensi dapat meningkatkan risiko penyakit serius seperti stroke, serangan jantung, dan gangguan pembuluh darah.

Selain faktor keturunan, pola hidup sehari-hari sangat memengaruhi kestabilan tekanan darah. Beberapa kebiasaan yang tampak sederhana ternyata dapat memicu kenaikan tekanan darah secara perlahan. Berikut di antaranya:

1. Waktu tidur yang tidak mencukupi

Kurang tidur membuat tubuh lebih mudah mengalami stres dan mengganggu keseimbangan hormon yang berperan dalam pengaturan tekanan darah. Orang dewasa dianjurkan beristirahat sekitar 7–9 jam setiap malam agar tekanan darah tetap terkontrol.

2. Tidak membiasakan sarapan

Melewatkan sarapan dapat memicu peningkatan hormon kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres. Peningkatan kortisol secara berulang berkaitan dengan gangguan metabolik yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes.

3. Asupan air putih yang kurang

Kekurangan cairan menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi, yang dapat membuat pembuluh darah menyempit dan tekanan darah meningkat. Memenuhi kebutuhan cairan setiap hari penting untuk menjaga fungsi sirkulasi tetap optimal.

4. Terlalu lama bekerja tanpa jeda

Aktivitas kerja yang berlangsung terus-menerus tanpa waktu istirahat memicu stres berkepanjangan. Kondisi stres kronis dapat berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah apabila tidak diimbangi dengan relaksasi yang cukup.

5. Minim bergerak atau jarang berolahraga

Kurangnya aktivitas fisik membuat aliran darah tidak optimal dan pembuluh darah menjadi kurang elastis. Hal ini dapat meningkatkan beban kerja jantung dan berpotensi memicu hipertensi.

6. Bertambahnya berat badan

Kelebihan berat badan memaksa jantung bekerja lebih keras untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Semakin besar beban kerja jantung, semakin tinggi pula kemungkinan tekanan darah meningkat.

7. Kebiasaan merokok

Rokok mengandung zat berbahaya yang merusak dinding pembuluh darah dan mempercepat terbentuknya plak pada arteri. Dampaknya, risiko hipertensi dan penyakit jantung menjadi lebih tinggi.

8. Konsumsi alkohol yang berlebihan

Asupan alkohol yang berlebihan dapat meningkatkan detak jantung dan volume darah, sehingga tekanan darah cenderung naik.

9. Terlalu banyak mengonsumsi gula

Konsumsi gula berlebih dapat memicu kenaikan berat badan dan obesitas, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah.

Menghindari kebiasaan-kebiasaan tersebut serta menerapkan pola hidup sehat merupakan langkah penting untuk menjaga tekanan darah tetap stabil dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular di masa depan.

Artikel ini telah tayang di TribunHealth.com dengan judul 9 Kebiasaan Tidak Sehat yang Berisiko Meningkatkan Tekanan Darah Tinggi

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini