Ringkasan Berita:
- Klinik yang berada tepat di pinggir jalan, bersebelahan dengan sebuah minimarket dan salon kecantikan.
- Nama Jeni Rahmadial Fitri kini tak lagi hanya dikenal sebagai sosok di dunia kecantikan. Ia telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau.
- Sedikitnya 15 orang dilaporkan menjadi korban, dengan sebagian di antaranya mengalami cacat permanen akibat tindakan yang dilakukan di klinik tersebut
TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU — Suasana lengang menyelimuti sebuah ruko dua lantai di Jalan Tengku Bey, Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau. Cat berwarna krem yang dipadu merah dan biru masih tampak jelas, namun pintu yang tertutup rapat dengan gembok seolah menjadi penanda berakhirnya aktivitas di tempat itu.
Baca juga: Kesaksian Korban Penipuan Eks Puteri Indonesia Riau 2024, Klinik Kecantikan Didirikan Tahun 2019
Tak ada lagi lalu-lalang pasien, tak terdengar suara perawatan kecantikan seperti sebelumnya. Klinik Arauana Beauty Aesthetic Clinic yang pernah beroperasi selama empat tahun dan dikenal sebagai milik eks Putri Indonesia Riau 2024 Jeni Rahmadial Fitri, kini tinggal menyisakan jejak setelah kasus yang menyeret nama pemiliknya mencuat ke publik.
Klinik yang berada tepat di pinggir jalan, bersebelahan dengan sebuah minimarket dan salon kecantikan, itu telah tutup sejak sekitar dua bulan terakhir. Plang nama yang terpasang di dekat pintu masuk terlihat mulai memudar, seakan mencerminkan reputasi yang ikut meredup seiring terungkapnya kasus yang mengejutkan banyak pihak.
Nama Jeni Rahmadial Fitri kini tak lagi hanya dikenal sebagai sosok di dunia kecantikan. Ia telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau. Perempuan tersebut diduga mengaku sebagai dokter kecantikan dan menjalankan praktik medis secara ilegal.
Dugaan praktik tanpa kewenangan itu membawa dampak serius. Sedikitnya 15 orang dilaporkan menjadi korban, dengan sebagian di antaranya mengalami cacat permanen akibat tindakan yang dilakukan di klinik tersebut.
Kini, ruko tempat praktik itu benar-benar tak berpenghuni. Tidak hanya aktivitas layanan yang berhenti, para karyawan pun sudah tidak terlihat lagi sejak dua bulan terakhir. Semua seolah berhenti mendadak.
Baca juga: Duduk Perkara Eks Finalis Puteri Indonesia Riau Ditangkap Polisi, Buka Praktik Kecantikan Ilegal
Menurut keterangan warga sekitar, penutupan klinik tersebut beriringan dengan kepergian Jeni dari Pekanbaru. Ia diketahui berada di Kalimantan, sementara tempat usahanya di Jalan Tengku Bey itu hanyalah ruko sewaan.
“Sudah dua bulan tutup, memang tidak ada aktivitas lagi. Sudah tidak ada orangnya, karyawannya juga sudah tidak berada di sana,” ujar Jamidi, warga sekitar.
Apa yang tersisa kini hanyalah bangunan sunyi yang menyimpan cerita—tentang harapan para pelanggan yang datang untuk mempercantik diri, yang kemudian berubah menjadi kisah pilu bagi sebagian dari mereka.
Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul 'Klinik Kecantikan Eks Putri Indonesia Riau Jeni Sudah Tutup Sejak Dua Bulan Lalu'
Baca tanpa iklan