News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Nibiru dan Kesatria Atlantis

Menguak Nusantara 13.000 Tahun Sebelum Masehi

Editor: Iwan Apriansyah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Novel Nibiru dan Kesatria Atlantis karya Tasaro GK. Novel setebal 704 halaman ini berlatar Indonesia masa prasejarah yang diramu dengan aksi-fantasi.
:: Tahun 13.359 Sebelum Masehi.

Dhaca Suli tahu, kehancuran Kedhalu akan segera tiba. Ramalan kedatangan Nibiru hampir terpenuhi....

Ribuan tahun sebelum Avatar pertama lahir, Pulau Kedhalu yang terpencil telah dihuni oleh orang-orang yang memiliki kekuatan super zaman purbakala, bernama Pughaba....

Delapan Pugabha yang menjadi rebutan segala bangsa. Ketika ramalan tentang Nibiru membuat guncang dunia, penguasa Atlantis menyerang Kedhalu untuk menciptakan angkatan perang berkemampuan Pugabha.

Dhaca, mau tak mau mesti melupakan masa kanak-kanaknya. Demi mempertahankan Kedhalu, dia harus berhadapan dengan kekuatan adidaya pada saat itu: Atlantis dan Nibiru.

* * *


SIAPA bocah Dhaca Suli? Apakah ada hubungannya dengan Avatar? Lantas mengapa ada Atlantis di Nusantara? Pertanyaan itu akan muncul saat kita berdiri di "pintu masuk" novel Nibiru dan Kesatria Atlantis karya Tasaro GK yang akan diluncurkan di Gramedia Matraman, Sabtu (11/12/2010) pukul 18.30 WIB nanti.

"Akan amat susah sebuah karya fantasi muncul tanpa dikait-kaitkan dengan para pendahulunya, seperti Lord of The Ring, Narnia, Harry Potter, Avatar, dan lain-lain. Para pendahulu kisah fantasi itu ikut menginspirasi Nibiru," ujar Tasaro GK.

Seperti halnya serial fantasi pendahulunya, Nibiru pun tetap menawarkan karakter yang khas dan sangat lokal. Dalam novel nibiru ini, Tasaro mengajak pembacanya menjejak Indonesia zaman prasejarah, yakni sekitar 13 ribu tahun Sebelum Masehi.

"Settingnya Indonesia purba. Saya sangat meyakini teori bahwa Indonesia adalah asal muasal peradaban pada masa prasejarah. Menurut buku Eden of East, bahkan DNA nenek moyang Indonesia tersebar di seluruh dunia. Prof Ariyoso Santos bahkan meyakini Indonesia purba adalah Atlantis," tuturnya.

Secara cermat, Tasaro memang meramu cerita Nibiru ini dengan segala data, teori, dan hasil penelitian yang mengarah bahwa Indonesia adalah Atlantis. Bumbu saintifik, sejarah, dan fantasi itulah yang membangun cerita dalam novel ini.  

Bagaimana perjuangan Dhaca Suli untuk mempertahankan Kedhalu dari invasi Atlantis dan Nibiru? Silakan nikmati buku pertama dari pentalogi karya Tasaro GK ini. (BERSAMBUNG)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini