News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribun Jakarta Fashion

Paduan Etnik Kasual Ala Prisia Nasution

Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemain Film Prisia Wulandari Nasution atau lebih dikenl dengan Phia saat menghadiri konprensi pers program Talk Show baru dari JIM Artis yang bertajuk Life Is Beautiful With Melanie Subono di Rolling Stones Cafe, Jakarta Selatan, Senin, (23/04/2012). Phia Setelah menjanda kini sedang sibuk membuat film. (Tribun Jakarta/Jeprima)

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Daniel Ngantung

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Memadukan gaya etnik tapi tak terlalu mencolok untuk kesempatan non-formal terkadang susah-susah gampang. Batik bisa jadi alternatif, tapi itu sudah terlalu umum. Tapi aktris Prisia Wulandari Nasution punya trik khusus untuk memadukan dua gaya fashion ini.

Ditemui di Rolling Stone Cafe, Senin (23/4/2012), Phia, begitu dia akrab disapa, terlihat ayu dan kasual meski atasan yang dikenakannya terlihat agak etnik. Saat itu dia hadir dalam konferensi pers berkaitan dengan program Talk Show baru bertajuk 'Life is Beautiful With Melanie Subono'.

Dalam kesempatan itu, dia mengenakan atasan putih yang potongannya menyerupai bentuk kimono yang dililit. Kesan etnik juga muncul lewat materi atasan tersebut yang mirip dengan kain kanvas. Tapi penampilan Phia tidak terlalu kaku karena ada aksen lewat garis-garis biru, putih, dan cokelat di tengah busana yang mirip ikat pinggang. Atasan tersebut dipadukan dengan jins pensil biru gelap

V neck yang terbentuk dari model lilitan dan volume pada potongan lengan yang lebar membuat tubuh mungil aktris yang kini berprofesi sebagai produser itu terlihat lebih berisi. Satu yang unik dari busana yang dikenakannya ini adalah motif sepatu datarnya senada dengan motif pada pengikat atasan yang bergaris-garis itu.

Tidak perlu make-up yang medok untuk mempercantik muka ayu pemenang Pemeran Utama Wanita Terbaik FFI 2012. Make-up-nya terbilang minimalis. Kesan kasual pun makin terasa.

Kalung dan jam tangan cowok silver yang dikenakan menyeimbangkan kesan etnik tersebut, sehingga Phia masih terlihat modis dan tidak kaku.

Jadi, going ethnic? Kenapa tidak?

Baca juga beritanya di Tribun Jakarta Digital edisi Selasa (24/4/2012).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini